Fetish Aneh Taufik Hidayat yang Sekap Pacar di Bandung, Kini Diduga Sembunyi di Apartemen Tangerang

Hotman Paris sebar foto identitas pelaku kasus penyekapan dan penganiayaan YTR
Sumber :
  • Instagram @hotmanparisofficial

Pengakuan lain muncul melalui akun Instagram milik Sultansah Banaiman. Seorang perempuan mengklaim pernah menjadi korban pencurian, penganiayaan, hingga pelecehan yang diduga dilakukan oleh orang yang sama.

img_title Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Perempuan di Bekasi Ditangkap!

"Ka itu dia ada di tiktok namanya Yuda tapi aku diblok dulu aku diajak ketemuan terus aku dibawa ke tempat kos terus dia ambil barang berharga aku HP, uang sama identitas aku. Terus aku dipukulin aku sempat dilecehin juga cuma pas waktu itu aku sempat teriak sampe penghuni ada yang nolongin aku. Ka tolong cari orang itu dia psikopat ka," tulis perempuan tersebut.

Muncul pula informasi mengenai dugaan lokasi keberadaan Taufik Hidayat. Akun X SistersInDanger mengunggah kesaksian seorang netizen yang mengaku melihat pria tersebut di kawasan Serpong, Tangerang.

img_title Keluarga Ungkap Kondisi Terkini YTR Korban Penyekapan di Bandung: Minta Bantu Doa

Netizen tersebut menyebut sempat melihat seseorang yang diyakini sebagai Taufik Hidayat berada di area apartemen pada Minggu 21 Juni 2026 malam.

"Semalem aku ngeliat pelaku di daerah apartemen gwr sekitar pukul 8 malam sehabis aku nongkrong di indomaret gwr di daerah Tangerang. Aku gatau pelaku tinggal di sini atau engga tapi aku ngeliat dan bisa mastiin itu dia karna emang mukanya sama."

img_title Motif Penganiayaan dan Penyekapan Perempuan di Bekasi Terungkap, Diduga Kalap karena Cemburu

"Semalem pelaku lagi pake celana pendek coklat kaos hitam duduk di tangga deket pintu masuk sambil ngobrol sama orang tapi aku gatau orangnya," tulis akun tersebut.

Meski demikian, hingga saat ini keberadaan Taufik belum berhasil dipastikan dan statusnya masih sebagai buronan.

Kasus ini turut mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia menyatakan mengikuti perkembangan perkara tersebut dan optimistis pelaku segera ditangkap.

"Saya memberikan perhatian serius terhadap kasus ini," ujar Dedi Mulyadi.

"Saya yakin pak Kapolda akan bergerak cepat untuk menangkap pelakunya," pungkasnya.

Selain mendorong percepatan penanganan hukum, Dedi juga memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung pemerintah daerah melalui bantuan pribadi yang diberikannya kepada keluarga.

Pernyataan itu disampaikan setelah muncul informasi bahwa korban sempat terancam dipulangkan dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena kendala biaya perawatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut