FPIR: Kita Harus Bisa Jaga Solidaritas Nasional Pemerintahan Prabowo-Gibran
- Biro Pers Sekretariat Presiden
Narasumber lain, Niswatus Shabrina, Direktur Administrasi Lembaga Pers Mahasiswa Islam PB HMI, memberi pandangan tentang pergerakan kaum intelektual hari ini. Shabrina mengklaim, bahwa penyampaian aspirasi ada hak publik dan penyeimbang bagi demokrasi.
"Hari ini, aspirasi ini bisa melalui banyak metode. Kanal sosial media yang berupa konten juga bentuk aspirasi. Maka itu, Pers sebagai bagian dari pilar demokrasi, harus menjadi ruang edukasi bagi publik," jelas Shabrina
Ia menganggap, tuntutan publik hari ini adalah persoalan tata kelola pemerintahan yang di rasa masih jadi pekerjaan rumah. Akan tetapi, muncul isu lain dan itu diamplifikasi oleh media-media demi menarik pembaca (viewers), bukan lagi dalam konteks penyedia informasi bagi publik.
"Kita bisa lihat dari algoritma sosmed atau situs media yang kita lihat. Contoh, beberapa kanal podcast malah membuat isu lain yang keluar dari konteks pergerakan mahasiswa. Alih-alih terlihat beda, tetapi keluar dari isu arus utama mahasiswa dan masyarakat," pungkas Shabrina.
