Alasan YTR Tak Kabur dari Penyekapan Selama 3 Tahun Terungkap, Keluarga Bongkar Fakta Sebenarnya

YTR, korban penyekapan di Bandung
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR di Bandung masih menyita perhatian publik. Selain mengikuti perkembangan kondisi korban dan proses hukum terhadap tersangka, banyak warganet juga mempertanyakan mengapa YTR tidak melarikan diri atau berteriak meminta pertolongan selama diduga disekap bertahun-tahun.

img_title Ingat Simon Santoso? Tunggal Putra Indonesia yang Pernah Rajai Bulu Tangkis Dunia Setelah Taufik Hidayat

Menjawab berbagai pertanyaan tersebut, keluarga YTR akhirnya angkat bicara. Melalui unggahan di media sosial, tante korban bernama Erni memberikan penjelasan mengenai kondisi yang dialami keponakannya selama berada di bawah dugaan penyekapan.

Keluarga Ungkap Alasan YTR Tak Kabur

img_title Saat YTR Jalani Operasi Rekonstruksi Wajah, Berkas Taufik Hidayat Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dalam unggahan di Instagram, Erni mengunggah tulisan yang menjawab pertanyaan yang paling sering diterimanya dari warganet. Menurutnya, kondisi fisik YTR menjadi alasan utama mengapa korban tidak mampu melarikan diri maupun meminta pertolongan.

"Banyak yang nanya kenapa ga kabur, kenapa ga teriak? JAWABAN ADA DI KONDISI FISIK KORBAN saat ini. Kenapa??? KARENA korban sering mengadakan perlawanan sehingga mata, bibir, hidung, telinga, kaki itu luka semua," tulis Erni, sebagaimana dikutip dari Instagram, Selasa, 30 Juni 2026.

img_title Berkas Lengkap dan Dilimpahkan ke Kejaksaan, Taufik Hidayat Penyekap YTR Siap Diadili

Penjelasan tersebut mengisyaratkan bahwa luka-luka yang dialami YTR bukan muncul begitu saja. Keluarga menyebut korban beberapa kali berusaha melakukan perlawanan, namun justru mengalami kekerasan yang menyebabkan berbagai bagian tubuhnya mengalami cedera.

Luka Berat Membuat Korban Sulit Melawan

Sejak kasus ini mencuat, kondisi fisik YTR memang menjadi sorotan publik. Saat ditemukan, korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Keluarga menjelaskan bahwa berbagai luka yang dialami YTR membuat kondisi tubuhnya semakin lemah. Hal itu pula yang disebut membuat korban kesulitan untuk melarikan diri ataupun meminta bantuan kepada orang lain.

Sebelumnya, YTR juga pernah mengungkapkan bahwa gangguan pada penglihatannya membuat dirinya tidak mampu keluar dari tempat ia berada. Ia mengaku tidak bisa melihat dan takut kembali mengalami penyiksaan apabila berusaha melawan atau mengeluarkan suara.

Erni Tegaskan Akan Terus Membela Keponakannya

Dalam unggahan yang sama, Erni juga menyampaikan pesan emosional mengenai perjuangan YTR selama bertahan hidup. Ia mengaku akan terus membela keponakannya, apa pun penilaian yang diberikan orang lain terhadap korban.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut