Korban Gugur Bertambah! Aiptu Sumaryanto yang Hilang Usai Gerebek Bandar Sabu di Kalteng Ditemukan Tewas

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso
Sumber :
  • ANTARA/HO-Dittipidnarkoba Bareskrim Polri

Jakarta, VoxPop – Pencarian terhadap Aiptu Sumaryanto, anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang hilang saat operasi pemberantasan narkotika di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng), akhirnya berakhir.

img_title Polri Tepis Isu Bakal Ada Demo Besar-besaran Imbas Mal Dipasang Pagar, Pastikan Situasi Jakarta Kondusif

Personel Polri tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi, 5 Juli 2026.

Penemuan itu sekaligus menambah daftar korban gugur dalam operasi penindakan narkotika di Desa Tumbang Kalemei menjadi tiga orang. Sebelumnya, Aipda Yudhie Perdana Putra dan Bripda Nopandri Ramadhana juga dipastikan meninggal dunia dalam rangkaian operasi tersebut.

img_title Media Malaysia Gempar, Sorot Aksi Nekat Pilot Asal Negaranya Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi ke Indonesia

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso mengatakan pencarian terhadap Aiptu Sumaryanto dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan melibatkan tim gabungan dari Polda Kalimantan Tengah, Polairud, Kodim 1019/Katingan, Basarnas, serta masyarakat.

Penyisiran dilakukan menggunakan tiga perahu karet dan delapan kapal ces kecil menyusuri aliran Sungai Katingan, kawasan hutan di bantaran sungai, hingga memperluas area pencarian ke Pasar Desa Samba, Kecamatan Katingan Tengah.

img_title Polri Tangkap Kurir Ekstasi Jaringan Malaysia, Bawa 9.162 Butir Diupah Hanya Rp700 Ribu

Upaya tersebut membuahkan hasil setelah tim menerima informasi dari seorang anggota TNI yang menemukan sesosok jenazah di aliran sungai.

"Pukul 08.42 WIB, didapatkan informasi dari Babinsa Rantau Asem atas nama Kopda Imam bahwasanya ada mayat di Sungai Desa Rantau Asem (sekitar 4 km dari TKP Desa Tumbang Kalemei), kemudian Babinsa memberitahukan tim pencarian dan tim menuju ke lokasi," kata Eko dalam keterangan tertulis, Minggu, 5 Juli 2026.

Setelah dilakukan identifikasi di lokasi, jenazah dipastikan merupakan Aiptu Sumaryanto yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak operasi berlangsung pada awal Juli lalu.

Korban kemudian dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Palangkaraya untuk penanganan lebih lanjut.

"Pukul 09.45 WIB, mayat tersebut dikirimkan dengan ambulance ke RS Bhayangkara-Palangkaraya," ujarnya.

Peristiwa tragis itu bermula saat Satresnarkoba Polres Katingan menggelar operasi penindakan terhadap dugaan jaringan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei pada Rabu malam, 1 Juli 2026.

Operasi dilakukan setelah polisi memperoleh informasi masyarakat yang mengarah kepada seorang target berinisial BIO, residivis kasus narkotika. Sebanyak 12 personel diterjunkan dan dibagi ke dalam dua tim untuk melakukan penindakan.

Saat target berhasil diamankan, situasi di lokasi mendadak berubah. Sejumlah orang yang berada di rumah target bersama warga sekitar melakukan perlawanan terhadap petugas.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut