Profil Raja Juli Antoni: Jejak Pendidikan hingga Total Kekayaan Rp13,5 Miliar Berdasarkan LHKPN Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni
Sumber :
  • ANTARA/Aji Cakti

Jakarta, VoxPop – Nama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kembali menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan membuka peluang untuk memanggilnya dalam proses penyidikan dugaan kasus amplop yang dibawa Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby.

img_title KPK Duga Bupati Kuansing Nonaktif Suhardiman Amby Kumpulkan 46.500 Dolar Singapura untuk Menhut Raja Juli

Meski demikian, KPK menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan mengenai pemanggilan tersebut. Penyidik menyatakan seluruh langkah yang diambil semata-mata didasarkan pada kebutuhan pembuktian dalam proses penyidikan, bukan karena dinamika yang berkembang di ruang publik.

Di tengah perhatian terhadap perkembangan kasus tersebut, profil Raja Juli Antoni kembali menjadi sorotan. Selain perjalanan pendidikan dan kariernya, laporan harta kekayaan yang disampaikan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) juga menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat.

img_title KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli Terkait Amplop Bupati Kuansing

Perjalanan Pendidikan Raja Juli Antoni

Raja Juli Antoni lahir di Pekanbaru, Riau, pada 13 Juli 1977. Masa pendidikannya diawali dengan menempuh pendidikan selama enam tahun di Pondok Pesantren Darul Arqam Garut sebelum melanjutkan ke perguruan tinggi.

img_title KPK Nyatakan Laporan Amplop Raja Juli Selesai di Pencegahan, Dugaan Pidananya Tetap Didalami Penyidik

Pada 2001, ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jakarta yang kini telah berubah nama menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.

Setelah lulus, Raja Juli memperoleh beasiswa Chevening Award untuk melanjutkan pendidikan magister di Department of Peace Studies, University of Bradford, Inggris pada 2004.

Dalam program tersebut, ia menyusun tesis mengenai proses resolusi konflik Aceh sebagai syarat memperoleh gelar magister.

Tidak berhenti sampai di sana, Raja Juli kembali mendapatkan beasiswa Australian Development Scholarship (ADS) untuk melanjutkan studi doktoral di University of Queensland, Australia.

Pada jenjang doktor, ia mendalami ilmu politik dan studi internasional. Disertasinya membahas perbandingan proses perdamaian di Maluku dengan Mindanao, Filipina Selatan hingga akhirnya berhasil meraih gelar PhD.

Kiprah di Dunia Organisasi dan Politik

Sebelum aktif dalam politik nasional, Raja Juli Antoni telah lama berkecimpung di berbagai organisasi.

Perjalanan organisasinya dimulai sejak masih duduk di bangku sekolah melalui Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Kariernya berkembang hingga dipercaya menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) pada 2000.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut