UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Jamin Kebebasan Berdakwah

Anggota Komisi I DPR RI, Syahrul Aidi Maazat
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop – Anggota Komisi I DPR RI, Syahrul Aidi Maazat mengecam aksi penghadangan terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS) oleh sekelompok orang di Kutai Barat, Kalimantan Timur. 

img_title DPR Resmi Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia, TNI AL Siap Sambut Kedatangannya

Untuk itu, Ia meminta aparat keamanan memastikan kebebasan berdakwah setiap tokoh agama tetap terlindungi sesuai jaminan konstitusi.

"Saya mengecam tindakan oknum yang melakukan penghadangan terhadap Ustaz Abdul Somad. Tidak ada alasan apapun untuk menghalangi kegiatan dakwah bagian dari syiar agama,” kata Syahrul Aidi dalam keterangannya Selasa, 7 Juli 2026.

img_title DPR Resmi Tetapkan 9 Anggota KPI Pusat Periode 2026-2029, Ini Daftar Nama yang Lolos

Legislator asal Daerah Pemilihan Riau itu menegaskan Indonesia dibangun di atas prinsip toleransi dan penghormatan terhadap kebebasan beragama. Karena itu, menurutnya, tindakan yang menghalangi aktivitas dakwah berpotensi mencederai semangat kebhinekaan yang selama ini dijaga bersama.

“Jangan sampai kejadian ini menjadi citra buruk dalam menjaga toleransi beragama serta aktivitas dakwah para tokoh agama di Indonesia,” ujarnya.

img_title Gudang Munisi Meledak, DPR Dorong Penguatan Manajemen Risiko dan Keselamatan Aset TNI

Oleh karena itu, Syahrul meminta kepolisian mengambil langkah cepat, bijak, dan proaktif dalam mengantisipasi potensi gangguan terhadap kegiatan keagamaan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Kata dia, negara harus hadir untuk menjamin setiap warga negara dapat menjalankan ibadah dan aktivitas keagamaan, termasuk dakwah, secara aman, tertib, dan tanpa intimidasi, dengan tetap menjaga ketertiban umum serta persatuan bangsa.

“Saya meminta pihak keamanan dalam hal ini kepolisian, bersikap bijak dan proaktif dalam menyikapi dinamika ini, serta melakukan pencegahan terhadap potensi kejadian yang sama ke depannya. Kita ingin adanya perlindungan dari aparat terhadap aktivitas tokoh agama dalam membimbing dan menjaga umat,” katanya.

Diketahui, peristiwa itu terjadi saat UAS hendak menghadiri rangkaian kegiatan dakwah di Kutai Barat pada awal Juli 2026. Meski sempat diwarnai aksi penolakan, kegiatan tabligh akbar yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad akhirnya tetap berlangsung sesuai agenda di bawah pengamanan aparat kepolisian.

Anggota Komisi I DPR, Dave Laksono

Indonesia Beli 12 Jet Tempur Latih M-346 Produksi Italia, Komisi I DPR: Modernisasi Pertahanan

Menurut Dave, keberadaan jet tempur latih menjadi kebutuhan penting dalam pembangunan kekuatan TNI Angkatan Udara karena berfungsi mempersiapkan pilot sebelum mengoperasi

img_title
VoxPop.co.id
24 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut