Gelar Panen Raya 25 Ribu Hektare, Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran.
Sumber :
  • Dokumentasi Pemprov Kalteng.

Kapuas, VoxPop – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran menghadiri panen raya padi seluas 25.817 hektare sekaligus meresmikan Kawasan Waterfront City Kapuas di Kabupaten Kapuas, Rabu (8/7)

img_title Namanya Masuk Bursa Calon Gubernur BI Pengganti Perry, Begini Respons Purbaya

Dua agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pembangunan kawasan publik dan ketahanan pangan. Kegiatan itu juga dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalimantan Tengah, Bupati Kapuas, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah.

Awalnya rombongan menuju Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, untuk mengikuti panen raya padi. Panen raya yang berlangsung di lahan seluas 25.817 hektare itu menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

img_title Pakar Ungkap Sederet Tantangan Pengganti Perry Warjiyo Jadi Gubernur Bank Indonesia

Kemudian dilanjutkan prosesi peresmian Kawasan Waterfront City Kapuas ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dibukanya kawasan waterfront yang dibangun di tepian sungai. 

Kawasan tersebut diharapkan menjadi ruang publik baru sekaligus destinasi wisata yang mampu menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas.

img_title Istana Ungkap Sikap Prabowo terkait Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo

Dalam kesempatannya, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan dukungan TNI AD terhadap berbagai program strategis pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.

"Kodam XXII/Tambun Bungai siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat," kata Zainul Arifin.

Ia menilai keberhasilan pembangunan dan tercapainya swasembada pangan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh pihak.

"Keberhasilan pembangunan dan swasembada pangan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus kita dukung demi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya. (LAN)

Gubernur Riau Abdul Wahid mengenakan rompi oranye

Divonis Lebih Rendah dari Tuntutan, Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Ajukan Banding

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid divonis 2 tahun penjara atas dugaan pemerasan dan gratifikasi. Vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yaitu 8,5 tahun penjara.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut