Mengenal Sosok Sudaryono: Dari Anak Petani hingga Ditunjuk Jadi Kepala BGN
- VoxPop.co.id/Yeni Lestari
Kedisiplinan itu membawanya lolos ke SMA Taruna Nusantara, salah satu sekolah unggulan di Indonesia. Prestasinya kemudian berlanjut ke tingkat internasional ketika berhasil memperoleh beasiswa untuk menempuh pendidikan di National Defense Academy of Japan pada periode 2004–2009.
Di kampus tersebut, Sudaryono menjadi satu-satunya mahasiswa asal Indonesia di tengah puluhan mahasiswa Jepang. Ia mampu beradaptasi dengan budaya disiplin yang ketat dan berhasil menyelesaikan pendidikan dengan prestasi sebagai juara kelas.
Karier Profesional dan Organisasi
Sebelum aktif di pemerintahan, Sudaryono lebih dahulu meniti karier di sektor profesional. Ia mengawali karier sebagai Corporate Secretary Nusantara Energy pada 2014.
Perjalanan kariernya kemudian berkembang dengan dipercaya memimpin sejumlah perusahaan, di antaranya sebagai CEO Garuda TV sejak 2018, CEO PT Nusantara Telematics System sejak 2019, serta Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma mulai 2020.
Di luar dunia bisnis, Sudaryono juga aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ketua Dewan Pembina DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA), Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), hingga Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI).
Ia juga dikenal sebagai figur yang berhasil menyelesaikan dualisme kepemimpinan di HKTI melalui pendekatan dialog dan musyawarah.
Kiprah Politik hingga Menjadi Wakil Menteri Pertanian
Karier politik Sudaryono berkembang melalui Partai Gerindra. Ia dipercaya memimpin DPD Partai Gerindra Jawa Tengah sebelum kemudian mendapat amanah sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Pada Juli 2024, Sudaryono dilantik oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo menggantikan Harvick Hasnul Qolbi sebagai Wakil Menteri Pertanian. Setelah pergantian pemerintahan, ia kembali dipercaya oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban jabatan yang sama di Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024.
Selama berada di Kementerian Pertanian, Sudaryono banyak terlibat dalam program penguatan ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani.
Selain itu, saat menjabat Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia, ia juga dikaitkan dengan berbagai langkah pembenahan, termasuk upaya menurunkan harga pupuk subsidi sehingga lebih mudah dijangkau petani.
