Pramono Bela Satpam yang Tegur Sopir Alphard, Minta Tak Dipecat
- Yeni Lestari/VoxPop
“Yang dua orang di sebelah kiri keluar, mereka keluar bertiga. Dan sopirnya juga keluar. Mereka dorong-dorong saya,” katanya.
Merasa keributan di tengah jalan bisa membahayakan pengguna jalan lain, Vicol mengajak seluruh pihak menuju Pos Polisi Thamrin agar persoalan diselesaikan oleh petugas.
“Karena saya lihat di belakang saya banyak kendaraan, saya inisiatif membawa atau menyelesaikan masalah tersebut di pos polisi,” ucapnya.
Di hadapan petugas, Vicol mengaku mendapat teguran dari Kepala Pos Polisi karena telah memukul kaca mobil. Teguran itu membuatnya menyadari tindakannya tidak dibenarkan.
"Kamu salah, kamu tidak ada hak untuk memukul kaca mobil," kata Vicol menirukan ucapan Kepala Pospol.
Usai mendapat penjelasan tersebut, Vicol memilih meminta maaf kepada pengemudi Alphard dan mengakui kesalahannya.
“Saya salah, saya akan jadikan pengalaman saya, pedoman saya untuk ke depannya untuk lebih hati-hati dalam melaksanakan tugas di area kerja terbatas,” ujarnya.
Meski mediasi telah selesai, Vicol mengaku sempat kembali dimarahi saat keluar dari Pos Polisi.
“Kerah baju saya ini diangkat sama sopirnya sambil ngomong, Woi jangan kayak preman di sini lu! Kamu kerja yang bener aja. Tatap mata saya," tuturnya.
Ia mengatakan tidak memberikan perlawanan dan hanya mengakui kesalahannya.
“Siap, siap, saya salah, Pak," katanya.
