KPK Periksa Istri Bupati Kuansing Nonaktif hingga Mantan Sekda, Dalami Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan

Bupati Kuansing, Suhardiman Amby
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Selain perkara suap, penyidik juga menduga Suhardiman menerima gratifikasi yang berkaitan dengan pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas.

img_title KPK Sita Uang Rp 2,7 Miliar Terkait OTT Bupati Pemalang

Dugaan Gratifikasi dari Amplop yang Ditinggalkan

Dugaan gratifikasi tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap adanya sebuah amplop yang ditinggalkan Suhardiman saat melakukan audiensi di kantornya pada 2 Juni 2026.

img_title Siapa Setya Budi Dias Oktavianto? Eks Ajudan Pimpinan KPK Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Menurut Raja Juli, dirinya baru mengetahui keberadaan amplop tersebut setelah Suhardiman meninggalkan ruangan. Ia kemudian memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan amplop tersebut tanpa mengetahui isi di dalamnya.

Pengembalian amplop baru dilakukan pada 12 Juni 2026 karena sebelumnya terkendala penyesuaian jadwal. Amplop itu dikembalikan kepada Suhardiman melalui ajudannya di Kabupaten Kuantan Singingi.

img_title Jauh dari Tuntutan Jaksa, Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara

Laporan Ditolak karena Sudah Diusut KPK

Setelah mengembalikan amplop tersebut, Raja Juli melaporkan penolakan gratifikasi kepada KPK pada 3 Juli 2026.

Namun, pada 17 Juli 2026, KPK menyatakan tidak memproses laporan tersebut karena dugaan pemberian yang dimaksud telah menjadi bagian dari penyidikan perkara yang sedang ditangani lembaga antirasuah itu.

Kini, KPK terus mengembangkan penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dari berbagai unsur, mulai dari keluarga tersangka, pejabat pemerintah daerah, anggota DPRD, hingga tenaga ahli Bupati Kuansing. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengungkap lebih jauh dugaan suap jual beli jabatan maupun dugaan gratifikasi yang menjerat Bupati Kuansing nonaktif Suhardiman Amby.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto

Langkah KPK Agar Kasus Pegawainya Lakukan Pemerasan Tak Terulang Kembali

Seorang polisi yang bertugas di KPK beserta ayahnya melakukan pemerasan terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dengan dalih mengetahui perkara yang ditangani KPK.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut