Fakta-fakta Kabinet Bayangan, Ini Daftar 15 Menterinya
- kabinetbayangan.id
Jakarta, VoxPop – Kabinet Bayangan Indonesia menjadi perhatian publik setelah mengumumkan susunan 15 menteri beserta bidang pengawasannya.
Inisiatif yang digagas koalisi masyarakat sipil lintas sektor ini dibentuk sebagai mekanisme pengawasan dan penyeimbang terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Kabinet Merah Putih.
Susunan Kabinet Bayangan diumumkan pada 27 Juli 2026 dan diisi oleh kalangan akademisi, peneliti, hingga pakar dari berbagai bidang.
Salah satu nama yang masuk dalam jajaran tersebut ialah pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari, yang dipercaya mengemban peran sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).
Feri menjelaskan, Kabinet Bayangan dibentuk untuk mengawal jalannya pemerintahan sekaligus mengevaluasi kebijakan kementerian.
Menurutnya, setiap menteri di Kabinet Bayangan akan mengawasi beberapa kementerian sekaligus di Kabinet Merah Putih.
"Lima belas (menteri di Kabinet Bayangan) itu bahkan mengawasi seluruh postur kabinet yang ada. Satu menteri di kami akan mengawasi bahkan enam sampai tujuh kementerian di Kabinet Merah Putih," kata Feri, dikutip Senin 3 Agustus 2026.
"Itu sebagai bentuk kritik bahwa membangun kabinet bisa kecil, jika kemudian kita paham maksud kabinet," imbuhnya.
Profil Kabinet Bayangan Indonesia
Kabinet Bayangan Indonesia tidak dibentuk sebagai pemerintahan tandingan, melainkan sebagai instrumen check and balances, sekaligus penyusun rekomendasi kebijakan berbasis bukti
Setiap menteri di dalamnya akan menjadi mitra pengawas bagi menteri yang menangani bidang serupa di Kabinet Merah Putih.
Pembentukan Kabinet Bayangan diprakarsai koalisi masyarakat sipil lintas sektor yang dipanitiai oleh Feri Amsari dan Ahmad Jilul QF dari Masyarakat Transparansi Indonesia.
Target dan tujuan
Kabinet Bayangan Indonesia memiliki sejumlah tujuan, yakni menjadi oposisi alternatif berbasis bukti, menghadirkan pengawasan yang kredibel terhadap pemerintah, serta menyediakan alternatif kebijakan bagi masyarakat.
Dalam jangka pendek, organisasi ini menargetkan pengisian ruang oposisi yang dinilai belum optimal sekaligus menjadi rujukan media.
Sementara untuk jangka menengah, mereka ingin membangun ekosistem teknokrat progresif dan menyiapkan berbagai alternatif kebijakan nasional.
Program yang akan dijalankan
Mengutip kabinetbayangan.id, terdapat lima program utama yang akan dijalankan Kabinet Bayangan Indonesia, yaitu:
