Polisi Belum Pastikan Jenis Kelamin Korban Mutilasi Depok, Hasil Autopsi Jadi Penentu
Peristiwa baru terungkap ketika MR berniat membakar karung tersebut. Saat karung mulai terbakar dan meleleh, ia melihat potongan tubuh manusia di dalamnya dan langsung melaporkan penemuan tersebut kepada kepolisian.
"Untuk kondisi awal ditemukan, mayat tersebut atau korban tersebut dalam karung beras. Dari informasi warga sekitar ataupun saksi-saksi, pada saat ditemukan saksi awalnya berpikiran itu adalah sampah, kemudian dibakar. Pada saat proses pembakaran tersebut melihat potongan tubuh dari korban tersebut," jelas Made.
Sebagian Tubuh Korban Tidak Ditemukan
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban ditemukan dalam kondisi tidak mengenakan pakaian.
Kedua tangan korban terikat menggunakan kain putih. Selain itu, terdapat luka terbuka di bagian leher dan kedua kaki korban hilang mulai dari pangkal paha.
Polisi juga memastikan bahwa sebagian tubuh korban tidak ditemukan di tempat kejadian perkara sehingga penyelidikan masih terus dilakukan.
"Ya, dapat kami sampaikan sebagian tubuh dari korban itu tidak ditemukan di TKP, namun kami masih melakukan penyelidikan," kata Made.
Hingga kini, polisi masih berupaya melacak bagian tubuh korban yang belum ditemukan sebagai bagian dari pengungkapan kasus tersebut.
Polisi Masih Dalami Identitas Korban
Made menjelaskan, laporan mengenai penemuan jasad diterima polisi sekitar pukul 16.00 WIB pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Setelah menerima laporan, penyidik Satreskrim Polres Metro Depok langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa para saksi, dan mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
"Dapat kami sampaikan pada hari ini tanggal 4 Agustus kami mendapatkan laporan dari masyarakat adanya temuan mayat di wilayah Pancoran Mas. Informasi yang kami dapatkan sekitar pukul 16.00, tentunya kita melakukan rangkaian penyelidikan, yaitu olah TKP dan juga pemeriksaan saksi-saksi yang menemukan pada saat di TKP. Selanjutnya, korban kami evakuasi dan kirim ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk penanganan awal. Dan kami juga masih mendalami identitas korban," ujarnya.
Saat ini, fokus penyidik masih tertuju pada proses autopsi, identifikasi korban, serta pencarian bagian tubuh yang belum ditemukan. Kepolisian memastikan seluruh informasi mengenai identitas korban, penyebab kematian, hingga hasil pemeriksaan luka akan disampaikan setelah proses autopsi dan identifikasi forensik selesai dilakukan.
