Kolaborasi Bangun Bangsa Jadi Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Kolaborasi Bangun Bangsa Jadi Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
Sumber :

Selain mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen secara berkelanjutan, transisi menuju ekonomi hijau diproyeksikan mampu menciptakan lebih dari lima juta lapangan kerja hijau pada 2029. Menurut Rachmat, target tersebut hanya dapat dicapai jika masyarakat dilibatkan sebagai pelaku utama pembangunan.

img_title Strategi Menteri Wihaji: Jadikan Keluarga 'Mesin' Capai Indonesia Emas 2045

Bangun Bangsa Conference Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Semangat tersebut menjadi dasar penyelenggaraan Bangun Bangsa Conference 2026 yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, organisasi masyarakat, hingga asosiasi dalam membahas investasi berbasis komunitas dan penguatan ekonomi hijau.

img_title Kepala Bappenas: MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Kerja!

Forum ini menghadirkan tiga sesi diskusi yang membahas strategi investasi komunitas, penyusunan standar keberlanjutan, hingga pengembangan sistem ekonomi hijau yang dapat diterapkan di berbagai daerah. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Bentoel Group Ubah Pendekatan CSR Lewat Community Investment

img_title Perkuat Pembangunan Pusat Dan Daerah, Kolaborasi Satu Data Indonesia Digenjot

President Director Bentoel Group, William Lumentut, mengatakan Bangun Bangsa Conference lahir dari keinginan perusahaan melihat program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perspektif yang lebih luas melalui pendekatan community investment.

Alih-alih sekadar memberikan bantuan, perusahaan memilih fokus pada pendampingan, pelatihan, akses pengetahuan, serta pembangunan jejaring bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Program yang dimulai di Kota Malang pada 2024 itu kini telah berkembang ke Jakarta dan Temanggung.

Menurut William, inisiatif tersebut diharapkan tidak hanya dijalankan oleh perusahaan, tetapi juga menginspirasi pelaku usaha lain, pemerintah, dan akademisi untuk berkolaborasi dalam memberdayakan masyarakat.

"Kami ingin memberikan ide dan inspirasi kepada pelaku usaha lain, akademisi, dan pemerintah supaya bisa bekerja sama. Jadi bukan hanya kami yang bergerak, tetapi semakin banyak pihak yang ikut berkontribusi," ujarnya.

Empower Academy Bantu UMKM Mikro Berkembang

Head of Corporate & Regulatory Affair Bentoel Group, Dian Widyanarti, mengatakan Bangun Bangsa Conference juga menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus evaluasi bagi berbagai pihak yang menjalankan program investasi komunitas.

Menurutnya, program tersebut bertujuan membuka akses bagi kelompok masyarakat yang selama ini kurang terlihat, termasuk penyandang disabilitas dan pelaku usaha mikro, agar memperoleh kesempatan berkembang.

Melalui program Empower Academy, Bentoel Group memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha mikro. Hasilnya, usaha penyandang disabilitas di Malang mengalami pertumbuhan sekitar 40 persen, sementara sejumlah usaha mikro di Jakarta mampu berkembang hingga dua kali lipat setelah mendapatkan pendampingan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut