Prabowo di Hadapan Para Peneliti BRIN: Jangan Mengeluh, Jangan Cari Kambing Hitam

Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Jakarta, VoxPop – Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pembangunan Indonesia tidak boleh lagi didasarkan pada asumsi atau kepentingan sesaat, melainkan harus bertumpu pada fakta, realitas, dan pendekatan ilmiah.

img_title Prabowo Bandingkan Pendidikan Indonesia dengan Singapura, Soroti Hal Ini

Di hadapan para periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dia menekankan bahwa keberanian mengakui kelemahan menjadi langkah awal untuk melahirkan kebijakan yang tepat sekaligus mempercepat kebangkitan bangsa.

“Saya terutama mengajak tim saya dan saudara-saudara sekalian kalau saya memimpin, saya sukanya itu memimpin dengan fakta, facts, realita dengan keadaan yang sebenarnya. Kadang-kadang fakta itu ya tidak enak, kadang-kadang melihat realita itu tidak enak, terus terang saja,” ujar Prabowo, saat memberikan arahan kepada 150 periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Halaman Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Agustus 2026.

img_title Kutip Ucapan BJ Habibie soal 1% SDM Cerdas, Prabowo: Kita Butuh Orang-orang Pintar

Dia mengatakan bangsa tidak akan mampu keluar dari berbagai persoalan apabila terus mengeluh atau mencari pihak yang dipersalahkan. Sebaliknya, menurut Prabowo, evaluasi terhadap fakta dan kondisi riil menjadi syarat utama untuk menemukan solusi yang efektif.

“Satu yang saya bilang, jangan mengeluh, jangan mencari kambing hitam, karena itu tidak akan membantu,” katanya.

img_title Prabowo Sedih Indonesia Gagal Masuk Piala Dunia, Singgung Negara Kecil Cape Verde

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi fondasi penting bagi kemajuan Indonesia. Ia meyakini Indonesia memiliki potensi sumber daya manusia yang besar, namun talenta-talenta tersebut harus ditemukan, dibina, dan didukung agar mampu melahirkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan nasional.

“Jadi kita sebetulnya bahan bakunya banyak sekali, tapi ya apapun yang kita punya harus, saudara-saudara saintis kan, harus dicari, dibina, diberi kesempatan, dibesarkan, didukung melalui suatu proses,” ujarnya.

Menurut Prabowo, cita-cita para pendiri bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur hanya dapat diwujudkan apabila setiap kebijakan disusun dengan pendekatan yang rasional dan berbasis ilmu pengetahuan.

Karena itu, ia meminta seluruh pemangku kepentingan menjadikan sains, matematika, dan realitas sebagai dasar dalam menyelesaikan persoalan bangsa.

“Kalau kita mendekati dengan cara saintifik, cara rasional, jangan dengan cara lain daripada rasional ya. Nanti kita akan keliru, rasional, science, mathematics, reality. Reality is science, reality is mathematics. Ya kalau kita mendekati dengan pola lain itu sudah masuk ke ranah lain, fakta. Nah jadi kadang-kadang fakta menyakitkan,” tegas Presiden.

tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Presiden Prabowo Subianto

Gagal ke Piala Dunia 2026, Prabowo Bandingkan Timnas Indonesia dengan Cape Verde

Presiden RI Prabowo Subianto mengaku kecewa sekaligus sedih melihat Timnas Indonesia kembali gagal tampil di Piala Dunia 2026. Menurutnya, hasil tersebut menjadi ironi me

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut