Bangun Perbatasan dengan SP Pugar dan PKBI

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar
Sumber :

img_title Forum Pendamping Dana Desa Tuding Ada Politisasi Rekrutmen

“Perbatasan sangat cocok memakai konsep SP Pugar agar terbentuk desa-desa maju yang sesuai kriteria ideal sebuah desa, yakni minimal jumlah penduduknya 300-500 KK per desa. Sedangkan tempat tinggal dan mengelompokkan rumah penduduk akan dipugar ke dalam pemukiman yang lebih ideal dan lebih lengkap,”ujar Menteri Marwan.
img_title Dirjen: Pendamping Dana Desa dari Kader Partai Akan Dipecat


img_title Dana Desa Serap 2,65 Juta Orang Tenaga Kerja
Dengan konsep SP Pugar, permukiman penduduk dan transmigran yang sudah ada (the existing villages) akan dibenahi dan ditata. Sedangkan permukiman desa-desa dalam satu kecamatan akan dibangun kembali dengan melibatkan penduduk setempat, transmigran baru serta mendatangkan penduduk dari kecamatan maupun kabupaten lain di daerah tersebut (transmigrasi penduduk asal/TPA).

Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan meliputi 14 kawasan dengan melintasi 8 Kabupaten, 34 kecamatan dan 460 desa dengan total jumlah penduduk saat ini sekitar 406.443 jiwa. Jumlah desa terbanyak berada di Kecamatan Kayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara dengan 89 desa. Penduduk terbanyak di Kecamatan Nunukan Selatan dengan 72,438 jiwa.

Selain SP Pugar, pembangunan wilayah perbatasan juga digenjot dengan melaksanakan program PKBI. Program ini untuk mewujudkan perbatasan sebagai halaman depan negara yang berdaulat, berdaya saing dan aman. Titik tekan program PKBI adalah memaksimalkan proyek penyediaan sarana dan prasarana dasar bagi masyarakat perbatasan agar bisa sejajar dengan sarana prasarana negara tetangga.

“Kita perlu tingkatkan derajat kesejahteraan masyarakat sebagai etalase (Window Shop) Indonesia dalam sisi budaya, produk dan kekayaan alam dibanding negara tetangga,” ujar Menteri Marwan.

Lokasi yang disasar program PKBI sendiri meliputi Sambas, Sintang dan Sanggau. Di tiga daerah ini akan dibangun infrastruktur jalan atau jembatan, pembangunan embung (sarana penampung air hujan), pembangkit listrik tenaga surya, penyediaan alat peraga pendidikan, media informasi serta pengembangan potensi sumber daya.

“Pemerintah sangat serius menjalankan program-program di perbatasan, dan hasilnya kita harap segera dirasakan masyarakat,” ujar Menteri Marwan. (Webtorial )
Gedung KPK

KPK Akan Buat Aplikasi untuk Awasi Dana Desa

Dana desa yang mencapai triliunan itu rawan diselewengkan.

img_title
VoxPop.co.id
8 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut