Ini Alasan Bung Karno Pilih Ali Sadikin
Dan seiringnya waktu, keputusan Bung Karno menunjuk Ali Sadikin sepenuhnya tepat. Ali Sadikin menjadi sosok gubernur yang dianggap paling sukses menata Jakarta. Semua orang selalu mengingat jasa Ali Sadikin.
Tak dipungkiri jika Ali Sadikin menjadi salah satu keputusan kontroversial Bung Karno. Maklum, Bung Karno memang hobi membuat keputusan kontroversial seperti mempekerjakan pelacur untuk serdadu Jepang, PBB Tandingan hingga jargon Nasakom.
Hal yang sama seperti yang dilakukan Ali Sadikin seperti berani menentang Menkeu Ali Wardhana dengan menolak membayar pajak (tentu dengan alasannya). Lalu melegalkan perjudian dan melokalisasi para pelacur di Kramat Tunggak.
Ia juga pernah memerintahkan membakar jenazah agar areal pemakaman bisa dimanfaatkan untuk pembangunan kota. Dia tidak berjalan menunduk-nunduk di depan para menteri.
Dia bahkan tak segan menempeleng kontraktor yang mbalelo. Bahkan ada kisah, Bang Ali memerintahkan sopirnya mengejar truk yang ugal-ugalan. Dihentikannya itu truk, disuruhnya turun itu sopir, dan ditempelenglah itu sopir. Setelah itu baru dinasihati.
Tidak berhenti di situ. Sebagai gubernur Jakarta, dia tahu betul kebesaran nama Muhammad Husni Thamrin sebagai tokoh Betawi yang begitu berjasa dalam pergerakan menuju kerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, ia pampang nama MH Thamrin untuk jalan protokol Ibu Kota, dan ia jadikan nama proyek untuk pembangunan lingkungan Jakarta, atau dikenal dengan Proyek MH Thamrin. Itulah sosok Ali Sadikin.
(mus)
