Kopi 'Telanjang' Asiang di Pontianak
- VoxPop.co.id/Harry Siswoyo
VoxPop.co.id – Pagi menjelang siang, pria bertubuh besar, berkepala pelontos dan bertelanjang dada, terlihat sibuk meracik kopi. Tiga cerek penyaring beserta gelas dan gayung pengambil air panas tak pernah lepas dari tangannya.
"Itu di meja dua sudah minum belum?" ujarnya keras. Sehingga sepintas mirip membentak ke pelayannya.
Ya, itulah Koko Asiang. Pria 62 tahun, pemilik warung kopi di Jalan merapi di jantung Kota Pontianak Kalimantan Barat ini, selalu sibuk dan tak pernah letih membuat kopi seduh.
Nama Asiang, memang sudah melegenda. Kepiawaiannya meracik kopi sudah menjadi kenangan tersendiri buat orang yang berkunjung ke Pontianak. Dan tentu saja, ciri khas Koko Asiang yang melayani pelanggannya tanpa baju atau setengah telanjang, bak menjadi bumbu unik tersendiri bagi penikmat kopi di warung Asiang.
Warung kopi Asiang, telah berdiri sejak tahun 1958. Pria bertubuh besar ini adalah penerus kedua warung kopi setelah ayahnya wafat pada 30 tahun silam.
![]()
FOTO: Suasana warung kopi Asiang di Jalan merapi Kota Pontianak Kalimantan Barat
Setiap hari, Asiang hanya membuka warung kopinya selama 10 jam. Dimulai dari pukul 04.00 hingga pukul 14.00. Dan selama itu juga Asiang, berdiri dengan bertelanjang dada meracik kopi permintaan dari pembelinya.
"Sehari saya bisa menghabiskan 10 kilogram kopi," kata Asiang kepada VoxPop.co.id, akhir pekan lalu.
Ya, nama Asiang yang melegenda memang menjadi daya tarik tersendiri. Sebab itu, maklum adanya kalau sejak subuh warung kopinya memang tak pernah sepi pengunjung. Bayangkan saja, sekurangnya Asiang bisa membuat 800 gelas kopi selama warungnya buka.
Gelas China
Warung Kopi Asiang menawarkan dua jenis kopi. Pertama kopi hitam dan kedua kopi hitam campur susu. Kedua kopi ini diracik sedemikian rupa tanpa ampas.
Bicara soal rasa, kopi yang diracik Asiang memang unik. Aromatik biji Arabika yang diseduh dengan air mendidih meninggalkan kesan tersendiri di lidah.
Sehingga tak ada salahnya, kopi ala Asiang ini memang layak dijajal bagi para pemburu kopi. Sehingga maklum adanya, pelanggan kopi di warung ini memang tak pernah berkurang.
