Anggota DPR: Mesti Ada Edukasi Kejahatan Seksual di Lapas

Rahayu Saraswati (tengah)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/ Foe Peace Simbolon

VoxPop.co.id – Anggota Komisi VIII DPR RI Rahayu Saraswati Djojodadikusumo menilai, pemerintah sejauh ini kurang cermat dalam melihat penyebab utama terjadinya kasus kekerasan seksual terhadap anak.

img_title Rieke Diah Pitaloka Bongkar Bahaya Child Grooming, Sebut Negara Terlalu Lama Diam

Rahayu lantas memberikan contoh, saat seorang pelaku kekerasan seksual pada anak telah divonis bersalah dan menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan (lapas), mereka tidak diberikan edukasi mengenai tindakan yang mereka lakukan. Imbasnya, saat selesai menjalani masa hukuman, pelaku berpotensi mengulangi perbuataannya.

"Seperti saat pelaku masuk lapas justru pelaku tidak mendapat edukasi dari pihak lapas. Dan di saat keluar lagi tidak menutup kemungkinan pelaku kembali berulah," ujarnya dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin, 23 Mei 2016.

img_title Catatan KPAI: Ada 9 Kasus Kekerasan Seksual Anak yang Dilakukan Polisi

Tak hanya edukasi, masalah kemiskinan dan pengangguran merupakan hal lain yang turut serta berpotensi menimbulkan kekerasan seksual terhadap anak. Maka dari itu, pemerintah diminta tanggap dalam segala bidang untuk menekan angka kasus pelecehan seksual terhadap anak.

"Karena nantinya pelaku selalu berusaha melampiaskan hasrat mereka karena dilanda berbagai masalah," kata dia.

img_title Eks Kapolres Ngada Jalani Sidang Perdana Kasus Pencabulan Anak, Digelar Tertutup
Ilustrasi Pemerkosaan

Polisi Selidiki Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bekasi, Terduga Pelaku Masih Diburu

Polres Metro Bekasi menyelidiki dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak yang viral di media sosial. Terduga pelaku masih dalam proses pencarian.

img_title
VoxPop.co.id
16 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut