Sekolah Semesta Batal Kirim Siswa ke Turki
- Dwi Royanto (Semarang)
"Kita tidak mau ambil risiko terhadap anak didik, jika belajar ke Turki yang saat ini sedang bergejolak. Ditambah lagi ada pernyataan dari Pemerintah Turki, jika sekolah kami berafiliasi dengan ulama Fethullah Gulen," ungkapnya.
Sebelumnya, Pemerintah Turki menuduh Gullen sebagai teroris dan punya pengaruh di Indonesia lewat sekolah-sekolah Bilingual Boarding School. Sembilan sekolah Indonesia bahkan disebut Kedutaan Besar Turki terkait dengan Yayasan Pacific Nations Social and Economic Development Association (Pasiad) dan diminta ditutup.
Pasiad inilah yang dituding berafiliasi dengan Feto, organisasi Fethullah Gullen yang dituduh sebagai dalang kudeta Turki. Namun, semua pihak, termasuk Presiden Joko Widodo, telah tegas menyanggah tudingan tersebut, dan tidak akan menutup sembilan sekolah yang dimaksud.
