Satu Kaki Tangan Santoso PNS Dinas PU Palu

Kapolda Sulteng, Brigjen Rudy Sufahriadi menunjukan DPO jaringan Santoso.
Sumber :
  • Abdullah Hamann

Sedangkan peran Isa Abd. Rahman alias Berni alias Pak Is alias Bahar, tahun 2012 menampung DPO atas nama Jipo dan Sugianto di rumahnya. Pada tahun yang sama, dia mengantar Maret Pamungkas alias Sobron ke Desa Ueralulu, Poso Pesisir untuk bergabung dengan MIT Pimpinan Santoso.

img_title Keluarga Kunjungi Anak Buah Santoso yang Serahkan Diri

"Dia inilah yang tahun 2014 lalu mengurus persalinan Jumiatun alias Umi Delima, istri Santoso di Palu. Padahal, Jumiatun itu termasuk salah seorang DPO yang dikenal dengan salah satu dari tiga bidadari MIT," kata Rudy.

Peran lainnya yang dijelaskan Rudy Sufahriadi, adalah menerima kiriman barang berupa handy talky (HT) dan GPS dari Jakarta dan dibawa ke Kelompok MIT di Poso.

img_title Polisi Bicara Pengganti Santoso, Pimpinan Teroris Poso

"Dari tangannya kita juga berhasil menyita satu buah buku tabungan Bank Mandiri atas nama Maya, satu buku tabungan Bank BTN atas nama Benhard, lima buah HP, 16 charger HT," kata Rudy.

Sedangkan Muhammad Asmaul alias Muket, pada tahun 2015 terdata mengantar Agus Suprianto alias Farhan dan Zainuddin alias Yono Sayur ke Poso untuk bergabung Kelompok MIT, memfasilitasi keluarga DPO di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

img_title Pasukan Elite Brimob Mulai Buru 'Sisa-sisa' Santoso di Poso

"Berdasarkan data kita, Muket ini adalah salah seorang kurir aktif di Kota Palu. Kita juga menyita dua buah HP dan satu buku catatan miliknya," kata Rudy.

 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar

Tiga Menyerah, Kelompok Santoso Tersisa 16 Orang

Polri mengapresiasi kelompok Santoso yang menyerahkan diri.

img_title
VoxPop.co.id
9 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut