Kasus Foto Perwira Polisi dan Bos Sawit Akan Dihentikan
- VoxPop/Nur Faishal
"Sudah diperiksa. Namun demikian, kami cek saksi-saksi yang ada semua ternyata pertemuan itu memang tidak sengaja. Dan paling penting dugaan kongko SP3 tidak ada," ucapnya.
Mengenai isu adanya ancaman kepada wartawan perihal foto tersebut, mantan Kapolda Jawa Barat ini akan mendalaminya. Sebab, Ia belum mengetahui bentuk dan siapa yang memberi ancaman tersebut.
"Saya baru dengar, jadi saya dalami. Kalau memang itu bentuk pengancaman, tentunya tidak boleh ya. Kami akan tindak lanjuti, tapi tentu saya dalami dulu. Dari mana SMS tersebut, dari nomor berapa, kan harus dibuktikan dulu. Siapa namanya, betul atau tidak, tentu kami dalami," katanya.
Sebelumnya, ramai beredar di media sosial, foto kongko jajaran Polda Riau dengan bos perusahaan sawit. Tentu saja soal ini membuat heboh, apalagi perusahaan sawit itu pernah ditangani Polda Riau. Namun Pihak Polda menyebut, pertemuan dengan pengusaha itu tidak terkait kasus kebakaran lahan.
Dalam foto yang beredar di wartawan di sana terlihat Kombes Rivai Sinambela sebagai Dir Reskrimsus Polda Riau. Ada lagi Dir Reskrimum Polda Riau, Kombes Surawan; Kapolresta Pekanbaru, Kombes Toni Hermawan, dan Kombes Hendra dari Paminal Div Prompam Mabes Polri. Dalam foto itu, ada bos dari PT Andika Pratama Sawit Lestari (APSL) perusahaan perkebunan sawit.
Satu sisi, perusahaan kebun sawit ini dalam kondisi pernah disoal polisi terkait kebakaran lahan, termasuk penyerobotan kawasan hutan untuk dijadikan kebun sawit.
Kemunculan foto ini pun lantas menyebar ke sejumlah kalangan, termasuk wartawan. Para aktivis lingkungan dan mahasiswa juga mempersoalkan kemunculan foto tersebut di media sosial, Jumat, 2 September 2016. (ase)
