TNI Penganiaya Jurnalis di Madiun Harus Diproses Hukum
- VoxPop.co.id/Lucky aditya
Diawali dengan pemukulan pada kepalanya menggunakan besi berbentuk lengkung, pipi kirinya juga ditonjok dengan keras. Pemukulan paling menyakitkan, menurut Soni, adalah tendangan lutut dari seorang prajurit yang menghantam badannya.
Dalam kondisi dikeroyok dan tak bisa melawan, Soni ditarik oleh seseorang dari kerumunan itu dan dipindahkan ke rumah salah satu warga yang menjadi lokasi penitipan sepeda. Belum lama menarik napas dari hajaran brutal TNI, seorang prajurit kembali mendatangi.
Dia meminta Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik Soni dan memotretnya menggunakan kamera ponsel. Usai memotret, anggota TNI itu mengancam agar Soni tidak memberitakan peristiwa yang terjadi. Jika berani memberitakan, anggota TNI akan mencari keberadaan Soni.
"Kami ingin aksi kekerasan ini ditindak karena merampas alat kerja wartawan masuk ranah pidana. Kita juga berharap informasi tugas-tugas pers menyentuh hingga prajurit di tingkat bawah, ini tugas pimpinan mereka," kata Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang Hari Istiawan. (ase)
