Sulitnya Cari Tanah Kuburan

Ilustrasi/Taman Pemakaman Umum TPU
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

VoxPop.co.id – Sejumlah warga di daerah kini mengeluhkan sulitnya mencari lahan tanah untuk kuburan. Minimnya bidang tanah dan banyaknya praktik penggunaan lahan makam untuk pemakaman mewah, membuat warga kini kelimpungan ketika ada yang meninggal dunia.

img_title Sengketa Lahan Goa Gong hingga Mau Dijual Rp20 Miliar, Begini Respons Pemkab Pacitan

"Ada protes masyarakat, katanya kami semakin terpinggirkan. Meninggal sulit dimakamkan, kampung kami terpaksa tergusur, ganti dibuat pemakaman yang mewah dan besar," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan keluhan publik yang ditujukan kepadanya, Kamis, 6 Oktober 2016.

Tjahjo yang menyampaikan keluhan itu secara terbuka dalam pertemuan Forum Kerukunan Umat Beragama se-Indonesia, juga menyampaikan perihal keluhan perjanjian jual beli tanah yang telah disepakati oleh pemerintah di daerah.

img_title KPK Bakal Telusuri Temuan USD 50 Ribu Saat Geledah Rumdin-Kantor Ketua PN Depok

Menurut Tjahjo, dari laporan masyarakat, harusnya 10 persen lahan tersebut untuk warga, tapi nyatanya dicaplok juga untuk tempat pemakaman mewah.

"Nyatanya malah jarang diberikan, kini meninggal (kuburan) semakin jauh. Banyak warga yang sudah turun-temurun, kalau meninggal, sulit dikuburkan karena perbedaan agama juga," kata Tjahjo.

img_title KPK Geledah Rumah Dinas Ketua PN Depok, Duit USD 50 Ribu Disita

Untuk itu, Tjahjo berharap melalui pertemuan FKUB provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia kali ini bisa didapatkan rumusan atau solusi bersama atas masalah masyarakat yang ada sesuai situasi dan kondisi masing-masing daerah. Apalagi, di Indonesia sendiri banyak kelompok beragama dengan keyakinannya yang berbeda-beda.

"Forum ini mohon masukan dan saran untuk bagaimana kita rumuskan bersama, yang tidak menjadi pegangan baku namun sesuaikan dengan kondisi daerah yang ada. Ini saya kira hal yang harus menjadi kewajiban yang harus dipahami bersama," ujar Tjahjo. (ase)

Juru bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Dalami Aliran Duit Eks Wakil Ketua PN Depok

KPK mendalami dugaan aliran uang eks Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok Bambang Setyawan terkait kasus dugaan suap pengurusan sengketa lahan di Depok, Jawa Barat.

img_title
VoxPop.co.id
22 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut