Ini Pembelajaran Penting dari Gempa Aceh

Gempa Aceh yang Menyisakan Kepiluan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

VoxPop.co.id – Gempa tektonik dengan kekuatan 6,5 Skala Richter mengguncang wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, pada Rabu, 7 Desember 2016. Analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 15 km. Sampai siang ini, dampak gempa telah menyebabkan 102 orang meninggal.

img_title Aceh Diguncang 11 Gempa Sehari, BMKG Ungkap Pemicu hingga Status Gunung Bur Ni Telong Naik Siaga

Aceh memang masuk dalam wilayah rawan gempa, karena terdapat sebaran struktur sesar aktif di daratan berupa segmen sesar aktif mencakup segmen Aceh, Seulimeum, dan Tripa. Selain itu terdapat struktur sesar yang lokal lain seperti Sesar Lhokseumawe dan Sesar Samalanga-Sipopok.

Secara tektonik, wilayah Aceh memang merupakan kawasan seismik aktif dan cukup kompleks. Berpotensi diguncang gempa bumi akibat aktivitas subduksi lempeng yang bersumber di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, dan Sistem Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone) yang terdapat di daratan.

img_title 10 Gempa Terdahsyat di Bumi, Ada Indonesia

Meski gempa di Kabupaten Pidie ini sempat mengejutkan, tapi ada beberapa pembelajaran yang dapat diambil dari kasus gempa bumi Pidie Jaya ini. Pertama, di wilayah Indonesia ternyata masih banyak sesar aktif yang belum teridentifikasi dan terpetakan dengan baik.

"Identifikasi sesar aktif dan pemetaannya sangat penting untuk kajian mitigasi dan perencanaan pembangunan infrastruktur wilayah yang aman gempabumi," kata Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Dr. Daryono, Kamis, 8 Desember 2016.

img_title Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Aceh Jaya

Kedua, perlu adanya sosialisasi yang berkelanjutan akan pentingnya bangunan aman gempabumi. Ini penting karena banyaknya korban luka dan meninggal sebenarnya bukan disebabkan oleh kejadian gempa bumi. Tetapi tertimpa bangunan yang roboh.  

"Jika tidak memungkinkan membangun bangunan tahan gempabumi karena biayanya yang mahal, maka ada pilihan lain untuk membangun rumah dengan bahan dari kayu, dan bambu yang didisain menarik," katanya.
Membuat bangunan rumah tembok asal bangun tanpa besi tulangan dan kualitas tembok yang lemah justru akan menjadikan penghuninya sebagai korban saat terjadi gempabumi.

Gempa di Bener Meriah, Aceh dampak adanya aktivitas sesar aktif

Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Bener Meriah Aceh Pagi Ini, BMKG Ungkap Penyebabnya

Gempa dangkal bermagnitudo 2,8 mengguncang Bener Meriah, Aceh, Minggu dini hari. BMKG menjelaskan gempa dipicu aktivitas sesar aktif dan dirasakan hingga Aceh Tengah.

img_title
VoxPop.co.id
4 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut