Ini Kebutuhan Mendesak Pengungsi Korban Gempa Aceh

Keadaan para pengungsi pasca gempa Pidie.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

VoxPop.co.id – Kepala Pusat Data dan Informasi Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, para pengungsi korban gempa Aceh sangat membutuhkan air bersih. 

img_title Aceh Diguncang 11 Gempa Sehari, BMKG Ungkap Pemicu hingga Status Gunung Bur Ni Telong Naik Siaga

"Air bersih sangat diperlukan. Kondisi di pos pengungsian sendiri airnya kurang bersih, ada yang keruh," ujar Sutopo, di Kantor BNPB, Pramuka Raya, Jakarta Timur, Sabtu, 10 Desember 2016.

Menurut Sutopo, sebenarnya banyak pompa listrik yang bisa menghasilkan air bersih. Namun, akibat gempa berkekuatan 6,5 skala Richter (SR), Rabu, 7 Desember 2016 itu saluran listrik menjadi mati. "Masih ada travo yang belum menyala, 52 tiang listrik juga patah tentu berpengaruh pada air bersih," ujarnya.

img_title 10 Gempa Terdahsyat di Bumi, Ada Indonesia

Pria kelahiran Boyolali, Jawa Tengah tersebut mengemukakan, hingga saat ini pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus berusaha agar para pengungsi bisa mendapatkan air bersih. "Kami mengusahakan seperti pengadaan tangki air dan hidran," ujar Sutopo.

Selain air bersih, kebutuhan mendesak lainnya yaitu:

img_title Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Aceh Jaya

1. Sandang dan pangan 
2. Peralatan kesehatan dan obat-obatan
3. Mobilisasi dokter orthopedi
4. Tenda penampung pengungsi
5. Mandi, cuci, kakus (MCK)
6. Relawan
7. Tenda pelayanan kesehatan
8. Tenaga medis (dokter anak, dokter anasthesi, bedah tulang, perawat)
9. Susu
10. Popok bayi
11. Sarung, selimut, peralatan salat
12. Keperluan sekolah

Gempa di Bener Meriah, Aceh dampak adanya aktivitas sesar aktif

Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Bener Meriah Aceh Pagi Ini, BMKG Ungkap Penyebabnya

Gempa dangkal bermagnitudo 2,8 mengguncang Bener Meriah, Aceh, Minggu dini hari. BMKG menjelaskan gempa dipicu aktivitas sesar aktif dan dirasakan hingga Aceh Tengah.

img_title
VoxPop.co.id
4 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut