Densus Bawa Istri dan Anak Terduga Teroris Bekasi

Densus bawa istri dan anak Nur Solihin, terduga teroris Bekasi.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Fajar Sodiq (Solo)

VoxPop.co.id – Tempat tinggal terduga teroris yang ditangkap di Bekasi, Nur Solihin digeledah Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri. Dalam penggeledahan tersebut, polisi juga membawa istri Nur Solihin, serta buah hatinya yang berusia enam bulan.

img_title Fakta-fakta Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Jagakarsa

Pantauan VoxPop.co.id, penggeledahan dilakukan di tempat tinggal Nur Solihin dan istri di Ledoksari RT 08 RW 10, Pajang, Laweyan, Solo, Minggu 11 Desember 2016. Nur Solihin tinggal di rumah tersebut bersama mertuanya sejak 2015 lalu.

Penggeledahan yang dilakukan Densus 88 tersebut mendapat pengawalan yang ketat dari petugas Brimob dengan senjata lengkap. Warga maupun wartawan yang ingin mendekat dilarang oleh petugas polisi yang berjaga.

img_title Guru Ungkap Detik-detik Teror Bom Bikin Siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Panik: Diminta Tetap di Lapangan

Di sela-sela penggeledahan, sejumlah petugas polwan terlihat mengawal perempuan yang mengenakan cadar berwarna hitam. Selain itu, perempuan tersebut juga menggendong bayi.

Perempuan yang diketahui bernama Rinda, menurut keterangan para tetangga, merupakan istri Solihin. Setelah memasuki mobil Dokpol milik Polresta Solo, ibu dan bayi yang didampingi petugas polwan langsung meninggalkan kampung Ledoksari.

img_title Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Saat Hari Pertama MPLS, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

Menurut keterangan salah satu tetangga, Amin, Solihin tinggal di kampung ini, setelah menikah dengan Rinda yang merupakan putri dari penduduk asli Ledoksari. Mereka berdua menikah sejak 2015 lalu.

"Setelah menikah, Solihin memang tinggal di sini. Namun, setelah menikah, istrinya mulai memakai cadar," kata dia kepada wartawan di sekitar lokasi penggeledahan di Ledoksari, Laweyan, Solo, Minggu.

Sementara itu, Lurah Pajang, Sarwoko mengatakan, berdasarkan laporan dari warga bahwa yang bersangkutan memang kurang bersosialisasi dengan warga lainnya. "Katanya, orangnya itu sebagai orang baru, kok jarang bersosialisasi," kata dia.

Solihin, dikatakan Sarwoko, merupakan orang pendatang dari Blora. Ia tinggal di kampung Ledoksari, karena menikah dengan orang sini. "Orang itu tinggal di sini ya, setelah menikah. Saat ini, mereka dikaruniai seorang putra," ucapnya. (asp)

Polisi berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan

Wamendikdasmen Kutuk Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Minta MPLS Dihentikan Sementara

Selain itu, ia meminta meminta SDN Srengseng Sawah 15 Pagi menghentikan sementara pelaksanaan MPLS hingga ada kepastian bahwa kondisi sekolah benar-benar aman.

img_title
VoxPop.co.id
13 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut