Polri Buru Agen Tiga WNI yang Akan Gabung ISIS

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan menunjukkan surat wasiat terakhir kelompok teroris yang tertangkap di Waduk jatiluhur Purwakarta, Minggu (25/12/2016)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/tribratanews

VoxPop.co.id – Tiga orang warga negara Indonesia ditangkap Pemerintah Turki pada 5 Desember 2016 dan dideportasi pada Sabtu 24 Desember 2016. Mereka ditangkap karena akan masuk ke Suriah dan diduga akan bergabung dengan kelompok Daulah Islamiyah Irak dan al-Syam atau ISIS.

img_title Bikin Geger Warga, Temuan 3 Bom Pipa Pascakonflik di Flores Timur Dimusnahkan Gegana
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto menerangkan, saat ini terhadap ketiganya masih dilakukan pemeriksaan. Pertanyaan yang diajukan seputar siapa saja yang mengirim mereka dan siapa-siapa saja yang telah masuk Suriah.
 
img_title Polisi Tunda Pemeriksaan Pelajar Perakit Bom di MAN 3 Padang, Ternyata Masih Trauma
"Kita lagi tanya lagi, dalami lagi siapa yang merekrutnya," kata Rikwanto di Divhumas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin, 26 Desember 2016.
 
img_title Fakta Mencengangkan Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Tewaskan 9 Orang, Polisi: Mortir Dipotong Pakai Gergaji
Menurut Rikwanto mereka tentu punya jaringan dan saling mengenal satu sama lain. Pengungkapan jaringan ini perlu dilakukan agar dapat membendung WNI yang akan pergi ke Suriah. Jumlah mereka yang masuk dan tidak tertangkap juga tidak sedikit. Dengan berbagai program, Polri terus menyelesaikan masalah ini. "Ya pasti satu jaringan utama (pengirim), cuma rekruitmennya beda-beda," katanya.
 
Seperti diketahui, tim Densus 88 Mabes Polri kembali melakukan penyergapan kelompok teroris di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. pada Minggu, 25 Desember 2016. Dari penggerebekan tersebut polisi mengamankan empat orang tersangka, Rizal, Ivan, Abu Sofi dan Abu Faiz. Ivan dan Rizal ditangkap dalam keadaan hidup, sedangkan Abu Sofi dan Abu Faiz tewas ditembak karena berusaha melawan petugas.
 
Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, kelompok teroris Jaringan Jatiluhur ini mengaku bagian dari jaringan teroris JAD (Jamaah Ansarut Daulah). Jaringan tersebut terafiliasi dengan ISIS. Bahrun Naim alias Abu Aisyah kembali disebut menjadi aktor intelektual di balik tertangkapnya empat orang terduga teroris itu.
 
Dari penangkapan itu, sejumlah barang bukti pun disita seperti senjata tajam, serta sejumlah lembar surat yang diduga ditulis oleh para terduga teroris, salah satu di antara lembaran surat tersebut tertulis Daulatul Islamiyah Baaqiyah.

Dari pemeriksaan, keempat terduga teroris yang sempat terlibat baku tembak dengan Densus 88 itu, berencana akan melakukan tindak terorisme untuk Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

 
 
 
 
 
Ilustrasi bom.

Bom Meledak di Kantor Polisi Kolombia, 10 Orang Luka-luka

Serangan bom mobil terhadap sebuah kantor polisi di Cucuta, wilayah utara Kolombia, melukai sedikitnya 10 orang, demikian dilaporkan lembaga penyiaran setempat La FM.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut