Demi ISIS, WNI asal Jakarta Utara Rela Jual Rumah

Kelompok militan ISIS.
Sumber :
  • www.rt.com

VoxPop.co.id – Otoritas Turki kembali mendeportasi lima warga negara Indonesia yang diduga hendak bergabung dengan kelompok Islam radikal di Suriah atau ISIS.

img_title Profil Melissa Vargas, Pevoli Turki Peraih MVP VNL 2026 yang Tampil Sensasional di Final

Kelima WNI asal Kelurahan Cilincing Jakarta Utara itu tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali pada Rabu malam, 25 Januari 2017, dengan menggunakan maskapai Emirates Airlines.

"Diduga akan bergabung dengan ISIS," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 26 Januari 2017.

img_title Siswa 16 Tahun di Jerman Mau Bakar Gereja atas Perintah ISIS

Dari pemeriksaan, kelima WNI itu berangkat ke luar negeri pada 15 Agustus 2016 dengan tujuan Thailand. Selanjutnya baru pergi ke Turki.

Kata Rikwanto, setelah itu mereka dijemput oleh Aji alias Abu Jihad ke penampungan, dan di sana mereka bertemu dengan Umu Urfa, Abu Musa, Abu Lutfi alias Nasir, Nabila dan Umu Ali. Lalu, mereka menginap di penampungan selama tiga bulan.

img_title Turki Masukkan PM Israel Benjamin Netanyahu Daftar Buronan Interpol

"Mereka tertangkap tentara Turki pada 16 Januari 2017 sekira pukul 03.00 waktu setempat," kata Rikhwanto.

Saat ini, dari pemeriksaan juga terungkap jika seluruh WNI yang dipulangkan itu mengaku untuk biaya keberangkatan itu mereka keluarkan sendiri. "Biaya yang dipergunakan dari hasil menjual rumah," kata Rikhwanto.

Berikut kelima WNI yang baru dideportasi otoritas Turki:

1. TUAB, Laki-laki (40)
2. NK, Perempuan (55)
3. NA, Perempuan (13)
4. MSY, Laki-laki (8)
5. MAU, Laki-laki (4)

Teluk Persia

Turki Mau Bangun Jalur Baru Kurangi Ketergantungan Terhadap Selat Hormuz, Pakai Kereta Api

Turki targetkan penyelesaian proyek koridor transportasi baru yang menghubungkan Teluk Persia dengan Eropa via Irak dalam waktu 3 tahun sebagai alternatif selat hormuz.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut