Anugerah Doktor untuk Megawati Tetap Digelar meski Ditentang

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

VoxPop.co.id - Penganugerahan gelar doktor kehormatan atau honoris causa untuk Megawati Soekarnoputri tetap digelar oleh Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, meski ditentang sebagian kalangan. Penganugerahan itu dijadwalkan dihelat pada Rabu pagi, 27 September 2017.

img_title Isi Surat Megawati Minta Kader Rapat Barisan Usai Bendera PDIP Dibakar

Rektor Universitas Negeri Padang, Ganefri, tak menyoal pihak-pihak yang menentang rencana itu. Lagi pula penolakan semacam itu sesuatu yang wajar. Hal yang pasti, pemberian gelar itu sudah melewati prosedur yang benar, bahkan sudah disampaikan kepada Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

"Semua sudah melewati tahapan yang jelas, baik di tataran Senat, Universitas, bahkan sudah disetujui oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia," kata Ganefri di Padang pada Selasa, 26 September 2017 

img_title Instruksi Megawati Kader PDIP Rapatkan Barisan Pascapembakaran Bendera

Ganefri menjelaskan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 21 Tahun 2013 sebagaimana disebutkan dalam pasal 4 huruf a dan b, penerima gelar kehormatan honoris causa harus memiliki gelar akademik paling rendah adalah strata satu yang menjadi dasar penolakan dari sekelompok orang itu, sebelumnya sudah dicabut oleh pemerintah.

Khusus pemberian gelar HC untuk Megawati sudah sesuai Peraturan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 65 tahun 2016 tentang Gelar Doktor Kehormatan.

img_title PDIP Laporkan Tujuh Akun Media Sosial yang Hina Megawati

Ganefri juga meminta publik dapat memahami rencana pemberian gelar kehormatan doktor honoris causa untuk Megawati ini adalah murni dari sisi akademik dan bukan ranah politik. Megawati selama ini dianggap berjasa dalam pengembangan dunia pendidikan terutama dalam mencerdaskan bangsa.

"Lahirnya Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang dianggap membawa paradigma baru pada transformasi era orde baru ke era reformasi, serta pengalokasian anggaran sebesar 20 persen untuk dunia pendidikan, salah satu indokatornya," ujar Ganefri.

Megawati, katanya, juga pernah menerima gelar doktor kehormatan dari beberapa perguruan tinggi, di antaranya dari Wasseda University, Jepang; Moscow State Institute, Rusia; MIT Ocean University, Korea Selatan; dan terakhir dari Universitas Padjajaran pada tahun 2016.

"Besok pagi akan tetap kami langsungkan acara pemberian gelar kehormatan untuk Megawati. Setelah menerima gelar doktor honoris causa, Megawati Soekarnoputri akan memberikan orasi ilmiah di depan seluruh civitas academica Universitas Neger Padang," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut