Berguru ke Sekolah Para Beruk
- VoxPop.co.id/Andri Mardiansyah
Untuk tahap awal kata Fendi, Beruk tersebut disuruh bermain dengan buah kelapa di atas tanah. Setelah dirasa sudah cukup kenal, buah kelapa tersebut lantas diikat di sebuah paku di atas pohon. Beruk yang lehernya tetap diikat itu, disuruh memanjat dan menjatuhkan buah kelapa tadi.
Biasanya kata Fendi, pada saat beruk disuruh menjatuhkan buah kelapa, ia selalu menghabiskan waktu untuk bermain-main dengan buah kelapa itu. Mulai dari mengabaikan hingga bisa menggigit dan memelintir.
Nah, di tahapan ini, waktu yang dibutuhkan cukup lama. Ia harus benar-benar sabar melatih Beruk hingga mampu melewati proses latihan awal ini.
Lihai Memilih Buah
FOTO: Beruk muda sedang dilatih memilih kelapa yang baik. (VoxPop.co.id/Andri Mardiansyah)
Tak jarang, banyak beruk miliknya atau milik orang lain yang diminta untuk dilatih, menolak memanjat dan menjatuhkan kelapa yang diikat tadi.
Setelah berhasil melewati tahapan pertama ujar Fendi, Beruk tersebut kemudian dibawa ke pohon kelapa, untuk diperintah memanjat, hingga memetik buah kelapa.
Pada tahapan ini, beruk tidak hanya diperintah untuk memetik buah kelapa, namun juga harus bisa mendengar perintah dari sang tuan. “Karena jika tidak demikian, maka beruk itu akan asal-asalan memetik buah kelapa,” katanya.
![]()
FOTO: Seekor beruk muda yang telah terlatih memilih buah kelapa yang layak dipetik. (VoxPop.co.id/Andri Mardiansyah)
Setelah beruk tersebut sudah terlatih dan dapat membedakan mana Kelapa yang muda dan yang tua, maka secara otomatis sudah dapat dibawa untuk bekerja. Selain itu, beruk yang sudah bagus juga dijual jika ada peminat.
Fendi mengaku, dari menggunakan jasa beruk, ia sedikit banyak dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga, karena dalam satu hari, beruk terlatih dapat memanjat puluhan pohon kelapa. (hd)
