Catatan Terorisme Sepanjang 2017
- REUTERS / Darren Whiteside
VoxPop – Aksi terorisme di Indonesia selalu bermunculan setiap tahun. Begitu pun pada 2017, meski intensitasnya tak sebanyak pada 2016.
Namun, ragam aksi teror yang terjadi membuktikan bahwa terorisme telah menjadi masalah penting dan menuntut perhatian terus-menerus.
Laporan polisi, setidaknya sepanjang 2015 hingga Juni 2017, total ada 336 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus terorisme.
Lalu apa saja, ragam isu yang berkaitan dengan terorisme di Indonesia sepanjang 2017. Simak rangkuman peristiwa berikut:
Bom Cicendo Bandung
![]()
Akhir Februari 2017, sebuah bom meledak di Taman Pandawa kawasan Cicendo Kota Bandung sekira pukul 09.00 WIB.
Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun bom yang dirakit dalam panci itu membuat histeris. Pelaku pun tewas ditembak senjata polisi.
Bagaimana runut kejadian ini, simak tautan berikut.
Bom Kampung Melayu
![]()
Akhir Mei 2017, sekira pukul 21.00 WIB sebuah bom berdaya ledak tinggi meledak sebanyak dua kali di kawasan Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Sebanyak 16 orang menjadi korban dengan lima di antaranya adalah polisi yang meninggal dunia. Lalu, setidaknya 31 orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dari kasus ini.
Bagaimana lengkapnya informasi soal teror bom di Kampung Melayu ini, simak tautan berikut.
Penyerangan Polda Sumut
![]()
Pagi menjelang salat Idul Fitri, markas Polda Sumatera Utara diserang dua anggota teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah.
Seorang polisi tewas dengan luka bacok parah, sedangkan satu dari dua pelaku tewas dengan peluru. Peristiwa ini membuat geger publik, lantaran teror ini terjadi hanya beberapa jam sebelum salat Idul Fitri.
Bagaimana laporannya, simak tautan berikut.
Penusukan Polisi di Masjid Falatehan
![]()
Lima hari berselang usai penyerangan di Polda Sumut, dua anggota Brimob yang sedang menunaikan salat Isya di Masjid Falatehan kawasan Blok M Jakarta Selatan nyaris tewas ditusuk Mulyadi.
Pria 27 tahun yang akhirnya tewas ditembak itu terinspirasi ISIS dan nekat menyerang polisi dengan sangkur.
Simak laporannya di tautan berikut.
Indonesia Blokir Telegram
![]()
Bulan Juli, pemerintah Indonesia resmi mengumumkan pemblokiran terhadap aplikasi Telegram, setelah sejak 2016 menyampaikan peringatan.
