Catatan Terorisme Sepanjang 2017
- REUTERS / Darren Whiteside
Pemblokiran aplikasi yang sedang populer itu pun menuai pro dan kontra. Namun belakangan, Chief Executive Officer (CEO) Telegram Pavel Durov akhirnya merespons tekanan Indonesia dan berjanji menyaring konten yang berkaitan dengan terorisme.
Simak laporan pemblokiran telegram di tautan berikut.
Vonis Teroris Perempuan Pertama
![]()
Dian Yulia Novi, perempuan pertama asal Indonesia yang tertangkap hendak melakukan aksi bom bunuh diri di Istana Negara, menerima vonis penjara 7,5 tahun.
Ia sebelumnya tertangkap pada 11 Desember 2016, bersama barang bukti berupa bom panci siap ledak di rumah indekos di kawasan Bekasi, Jawa Barat.
"Jihad adalah kewajiban buat semua muslim. Saya tidak bergabung dengan grup apa pun. Cuma melihat saja (jejaring sosial) dan menjadi termotivasi," ujar Dian Yulia dalam sebuah wawancara beberapa waktu lalu.
Bagaimana kisahnya, simak tautan berikut.
Pengakuan Mengejutkan Simpatisan ISIS
Sebanyak 18 warga negara Indonesia berhasil dievakuasi dari Suriah dalam pelarian mereka dari kelompok ISIS.
Para WNI yang telah hilang sejak beberapa tahun ini adalah mantan simpatisan ISIS dan mengklaim bertobat. Badan Nasional Penanggulangan Teroris mengunggah pengakuan mengejutkan dari mereka.
Selain mengharukan, pengakuan itu membuka mata publik bahwa ISIS tak sebaik yang dikira. Bagaimana kisah mereka, simak di laporan berikut.
