Koster-Ace Dapat Nomor Urut 1, Mantra-Kerta 2

I Wayan Koster-Tjokorda Oka Arta Ardana Sukawati.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/ Bobby Andalan.

"Tentu sangat merasa bersyukur karena sesuai harapan, juga seirama dengan tagline kita yakni Satu Jalur. Sehingga nantinya akan lebih cepat mengena dan diterima di hati publik," ujarnya.

img_title Pilkada Diundur Jadi Desember 2020, Jumlah Pemilih Bertambah 450 Ribu

Selain itu, makna angka satu sesuai dengan konsep pembangunan yang ditawarkan pasangan calon yang sama-sama bergelar doktor dan berlatar belakang akademisi ini. Ditambahkannya bahwa pembangunan Bali mesti menggunakan tata kelola satu manajemen pembangunan melalui PPSB.

"Kami ingin membangun Bali ini ke depan dengan pendekatan melihat Bali sebagai satu wilayah, satu pulau dan satu tata kelola manajemen pembangunan melalui sistem Pola Pembangunan Semesta Berencana (PPSB). Kami optimistis meraih 70 persen suara," urainya.

img_title Pilkada 2020, Bawaslu Gandeng KASN Awasi Netralitas ASN

Dengan begitu, lanjut Koster, pembangunan di Bali secara kewilayahan akan mengalami pemerataan. Alhasil, harapan pembangunan yang berkeadilan serta pemerataan antar kabupaten/kota beserta masyarakatnya akan terwujud.

Di sisi lain, mendapat nomor urut dua, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengaku puas dan bersyukur mendapat nomor urut dua di coblosan pilgub. Bahkan, menurutnya, nomor dua memiliki makna kemenangan.

img_title Parpol Diingatkan Tak Usung Eks Pengguna Narkoba di Pilkada

Ia bersama sang tandem, Ketut Sudikerta mengaku sebelum mengambil nomor urut ini berdoa untuk mendapat nomor kemenangan.

"Salam dua jari, pokoknya. Simbol kemenangan, victory. Adapun keinginan kami nomor yang menang. Makanya sebelumnya kami berdoa, apa pun yang diberikan oleh Tuhan itu nomor kemenangan. Jadi salam dua jari,” katanya sembari tersenyum.

Ia optimistis memenangi Pilgub Bali. Selain itu, nomor dua menurut Rai Mantra merupakan simbol Rwa Bhineda yang berarti keseimbangan dan keselarasan. "Optimis lah, Rwa Bhineda. Di dunia ini kan Rwa Bhineda, keseimbangan, keselarasan," katanya.

Mengenai strategi, Rai Mantra, mengaku akan tetap mengedepankan pendekatan door to door guna meraih simpati masyarakat Bali. “Strategi perjuangan biasa, kami akan datangi masyarakat dengan door to door, kami harus memenangkan hati masyarakat dengan kesantunan, tapi perlu ada kerja nyata. Kalau tidak santun, harapan masyarakat tidak tercapai, ini yang bahaya,” katanya.

Ia juga yakin akan memenangi Pilgub Bali. Sebabnya, selama menjabat wali kota Denpasar, ia sudah banyak melakukan terobosan-terobosan di Denpasar. Hal ini yang nantinya akan dibawa ke Bali apabila pihaknya terpilih menjadi orang nomor satu di Pulau Dewata itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut