Lagu Ini Bikin Jusuf Kalla Teringat Masa Pacaran Sambil Naik Vespa
- ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
VoxPop – Jusuf Kalla tidak lama lagi melepas jabatannya sebagai Wakil Presiden. Tidak terasa, lima tahun sudah JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, menjadi pendamping Presiden Jokowi dan para Menteri Kabinet Kerja 2014-2019.
Sebagai tanda perpisahan, penyanyi yang menjadi tamu dan juga memandu acara, Endah Laras, menyumbangkan sebuah lagu yang berjudul 'Senja Di Kaimana'. Ternyata, ada yang istimewa dari lagu ini.
Menurut Staf Khusus Presiden, Sukardi Rinakit, 'Senja Di Kaimana' adalah lagu favorit Jusuf Kalla ketika masih muda dahulu. "Itu lagu kenangan Pak JK bersama Ibu Mufidah saat pacaran dulu. Keduanya suka naik Vespa," kata dia, dikutip dari VoxPopnews.
Selain itu, JK mengakhiri masa jabatannya jelang pelantikan duet pimpinan terpilih Pemilu 2019, yaitu Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Minggu 20 Oktober mendatang.
JK memulai dengan pernyataan, bahwa jelang purna tugas ini, dalam kurun sebulan terakhir ia kerap ditanya soal kesan selama mendampingi Jokowi. Mantan Ketua Umum Golkar itu bahkan menghitung 35 kali ia ditanya soal kesan lima tahun menjadi wakil Jokowi.
![]()
"Saya pikir apa yang paling menarik? Karena saya bilang semua menarik apakah bersama Presiden, rapat, apakah kesulitan atau kebaikan, semua menarik tidak ada yang kurang menarik," kata JK dalam sambutannya.
Kerja di pemerintahan tersebut, menurutnya juga karena peran dari para menteri dan arahan dari Presiden Jokowi. Maka berbagai capaian pemerintah juga karena kerja semua pihak tersebut.
Namun, kerja selama lima tahun, diakui JK masih ada juga yang belum sempurna. Karena itu ia meminta maaf, sekaligus berharap nantinya bisa disempurnakan. Apalagi menurutnya, di antara para menteri masih ada yang akan dipertahankan untuk periode kedua 2019-2024.
Acara ramah tamah, yang juga sebagai perpisahan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, diisi dengan acara yang santai. Bahkan, tak jarang juga diwarnai dengan tawa gembira.
![]()
Bahkan Presiden Joko Widodo pun mengakui, bahwa baru kali ini ia dan para menteri berkumpul hanya untuk menggelar acara yang santai. Tidak serius layaknya rapat kabinet.
