Megawati Ungkap Cerita Memilih Jokowi dengan Hati yang Bersih 

Megawati dan Jokowi bertemu di Istana Batu Tulis, Bogor.
Sumber :
  • Dok. PDI-P

VoxPop – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkapkan partainya mencari pemimpin yang berkualitas dengan menggunakan hati yang bersih dan tidak pragmatis. Ia mencontohkan saat ia memilih dan mengkader Jokowi mulai dari Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga menjadi Presiden.

img_title Viral Foto Bareng Megawati, Siapa Frederik Kiran Cucu Soekarno yang Dipuji Ganteng? Ternyata Berdarah Belanda-Jepang

“Saya sendiri mikir apa karena dulu saya dapat membuktikan bahwa insya Allah pilihan saya kareana saya mencarinya dengan hati yang bersih. Bukan secara pragmatis, melihat kok Pak Jokowi kalau dipikir kan dulu siapa Jokowi?” kata Mega usai penyerahan rekomendasi bagi calon kepala daerah peserta Pilkada serebak 2020 secara virtual, Rabu 2 September 2020.
Baca Juga: Pesan Megawati ke Calon Kepala Daerah yang Mendapat Rekomendasi

Mega menambahkan saat itu ia juga mendapat banyak cerita tentang Jokowi yang bukan siapa-siapa. Namun, ia memastikan tak akan sembarang memberikan rekomendasi. 

img_title Andi Widjajanto: Tentara Harus Jago Nyetir Tank-Tembak Rudal, Bukan Urus Jagung!

“Orang bilang hanya insinyur lalu pengusaha furnitur. Tapi ya itulah yang saya katakan, saya tidak akan sembarangan mencari orang karena bukan demi Pak Jokowi seperti sekarang. Demi pemimpin bangsa ini dapat membawa arah perjuangan bangsa dan negara Indonesia,” jelasnya.

Atas dasar itu, ia kembali menegaskan PDIP adalah alat perjuangan. Dan para mencari para calon pemimpin yang  berkualitas, dan benar benar bertekad berjuang untuk rakyat.

img_title Megawati soal Tragedi Kudatuli: Saya Tidak Pernah Lupa!

“Saya katakan kami dari PDI Perjuangan benar-benar berupaya untuk mendapatkan calon pemimpin yang benar-benar dapat bekerja dengan baik bagi kepentingan rakyat, karena kami sebagai partai politik kalau di dalam persoalan pemerintahan kita ini hanya sebagai alat perjuangan untuk bisa mencapai cita-cita proklamasi kemerdekaan. Itu jangan dilupakan,” tegasnya.

Selain itu, Mega juga menegaskan PDIP adalah partai terbuka, sehingga sapa pun bisa bergabung dengan mengikut semua tahapan rekrutmen partai.

“Tapi jangan berpikir bahwa di PDI Perjuangan itu akan dengan mudah mencari kekuasaan dan harta sehingga memperkaya diri melupakan rakyat yang nantinya akan memilih kalian,” katanya. 

Ia kembali menegaskan jangan mencari kekayaan di PDIP perjuangan. Ia mempersilahkan orang orang yang hanya mencari kekayaan di PDIP untuk keluar. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut