Cara Unik PDIP Gelar Khitanan Massal

PDIP menggelar khitanan massal
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus menyambut Hari Sumpah Pemuda, DPP PDI Perjuangan (PDIP) menggelar khitanan massal. Uniknya, khitanan massal ini menampilkan budaya Betawi diiringi arak-arakan delman

img_title Angkot, Becak dan Delman di Jabar Setop Beroperasi selama Arus Mudik, Dapat Kompensasi Rp200 Ribu per Hari

Sebanyak tujuh delman berangkat dari Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Di masing-masing delman, ada empat orang anak yang ikut khiatanan berada di atasnya. Pernak-pernik memenuhi masing-masing delman. Setiap delman berjalan dalam arak-arakan menuju kantor pusat PDIP di Jalan Diponegoro. Ketua DPP PDIP bidang pemuda dan olahraga Eriko Sotarduga memimpin rombongan tersebut. Ketua DPD PDIP DKi Jakarta Adi Wijaya mendampingi Eriko. Dan Ketua DPC PDIP Jakarta Pusat Wa Ode Herlina yang mengurusi teknis pelaksanaan acara juga ikut. 

Sementara di kantor pusat partai, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto sudah menunggu. Hasto tampak menggunakan pakaian khas Betawi dengan dominasi warna merah dan putih. Budaya Betawi ditampilkan sesaat rombongan tiba di kantor DPP PDIP. 

img_title Peringati HUT Bhayangkara ke-79, Polresta Bandung Gelar Khitanan Massal untuk Puluhan Anak di Soreang

Menurut Eriko, pelaksanaan acara memadukan tradisi agama dan budaya lokal tersebut sengaja dilakukan sesuai amanat dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. 

“Kita menjalankan pesan dari Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri agar antara budaya lokal dan keagamaan berlangsung dengan baik, dan kita bisa menjalankan ibadah agama dengan baik," jelas Eriko di Jakarta, Sabtu, 23 Oktober 2021.

img_title HUT ke-498 Jakarta, 1.293 Anak Ikut Khitanan Massal Gratis Catatkan Rekor MURI

PDIP tidak bisa mengundang peserta sunat dalam jumlah besar. Itu sebabnya hanya empat anak per delman yang diangkut. Dan total anak yang menjalani khitanan hanya 68 orang. Karena semuanya dilaksanakan barus berdasarkan protokol kesehatan. 

"Itulah maka kita hari ini mengadakan sunatan kepada 68 anak yang ada di Jakarta Pusat. Semua kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan," jelas Eriko. 

Namun demikian, Eriko mengatakan pihaknya ingin memberi pesan bahwa kegiatan keagamaan dan budaya lokal bisa berjalan bersamaan. 

“Kita memadukan dalam menjalankan budaya lokal dan agama bisa seiring sejalan. Itulah yang kita lakukan dalam menyambut Maulid Nabi dan Sumpah Pemuda tahun ini," tambah Eriko. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Pusat Wa Ode Herlina mengatakan acara khitanan massal ini digelar sebagai bentuk kepedulian dan berbagi sesama masyarakat yang membutuhkan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut