5 Fakta Tentang Arteria Dahlan yang Tidak Diketahui Publik
- DPR.go.id
Kontroversi Arteria Dahlan
Arteria Dahlan memiliki sejumlah kontroversi yang membuat heboh public. Berikut sederet kontroversi Arteria Dahlan dikutip VoxPop.
- Minta Dipanggil Yang Terhormat
Dalam sebuah rapat Komisi III DPR pada Senin, 11 Oktober 2017, Arteria yang kala itu menjabat sebagai anggota Komisi VIII ditugaskan partai untuk ikut dalam rapat Komisi III. Pada rapat tersebut, Arteria menyinggung pimpinan KPK di era Agus Rahardjo yang tidak memanggil anggota dewan dengan panggilan 'Yang Terhormat'. Menurutnya, sudah sewajarnya pimpinan KPK memanggil anggota DPR dengan sebutan 'Yang Terhormat'. Saat itu, Arteria membandingkan sikap Kapolri Tito Karnavian dan Presiden Jokowi yang memanggil anggota dewan dengan sapaan 'Yang Terhormat' dan 'Yang Mulia'. "Ini mohon maaf ya, saya kok enggak merasa ada suasana kebangsaan di sini. Sejak tadi saya tidak mendengar kelima pimpinan KPK memanggil anggota DPR dengan sebutan 'Yang Terhormat'," kata Arteria Dahlan.
- Kementerian Agama Bangsat!
Pada Maret 2018, Arteria kembali jadi sorotan atas komentar kasarnya yang dilontarkan kepada Kementerian Agama. Arteria melabeli Kementerian Agama sebagai kementerian bangsat karena kacau dalam pengelolaan dan penanganan travel religi bodong. Ia tidak puas atas respons Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengenai masalah tersebut. Dia sudah membicarakan persoalan travel itu dengan Lukman, tapi tanggapannya hanya mengucapkan terima kasih karena sudah diingatkan. Bukannya segera ditindaklanjuti, Arteria melihat Kementerian Agama justru menyalahkan publik dalam kasus travel pemberangkatan haji atau umrah yang murah. Dari situlah terlontar kata kasar dari mulutnya atas lembaga pemerintah itu.
- Tuding Emil Salim Profesor Sesat
Arteria Dahlan juga memicu polemik dan dikecam banyak pihak usai melabeli Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Prof Emil Salim sebagai profesor sesat dalam berdebat soal KPK tiap tahun melaporkan kinerjanya. Dalam video yang beredar terlihat Arteria membentak dan menunjuk-nunjuk Emil Salim di acara Mata Najwa episode "Ragu-ragu Perppu", Rabu 9 Oktober 2019. Arteria terlihat berbicara dengan nada tinggi dan berkali-kali memotong pembicaraan Prof Emil. Bahkan sampai menunjuk-nunjuk dan berkata kasar dengan menyebut Emil Salim sesat.
Arteria yang duduk di parlemen merasa lebih tahu soal hal tersebut dan dia mengungkapkan tak pernah menerima laporan tahunan KPK. "Di dalam UU KPK ada kewajiban menyampaikan laporan," ujar Prof Emil. Langsung dibalas Arteria. "Nggak pernah dikerjakan prof. Prof tahu enggak, saya di DPR. Saya di DPR saya yang tahu prof. Prof sesat, ini namanya sesat. Prof harus tarik ucapan itu," ujar Arteria, Rabu malam 9 Oktober 2019.
