Sindiran Pedas Hasto PDIP ke Relawan Jokowi soal 3 Periode
- Istimewa
Lebih lanjut, Hasto mengatakan, terkait dengan mekanisme pilpres 2024 sudah jelas. Kata dia, tahapannya sudah berjalan dan sudah menjadi praktik demokrasi yang semakin terlembaga.
Karena itu, PDIP mengajak seluruh pendukung Presiden Jokowi termasuk parpol di pemerintah dan juga relawan, untuk bekerja lebih keras lagi. Tujuannya untuk memacu kemajuan bangsa dalam seluruh aspek kehidupan.
"Termasuk memperbaiki tingkat kehidupan rakyat yang belum sepenuhnya pulih dari pandemi dan kini menghadapi tantangan baru. Itu lebih positif daripada memanaskan situasional politik Pilpres yang tahapan pencalonannya masih bulan Oktober tahun 2023," tuturnya.
Diketahui, Musyra yang digelar relawan Jokowi menghasilkan 10 nama bakal calon presiden (bacapres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024.
Dari 10 nama tersebut, Jokowi menempati urutan pertama di mana sebanyak 1.704 orang dari 5.721 peserta ingin Jokowi kembali maju sebagai capres. Artinya, masih ada suara Jokowi 3 periode.
"Nomor satu Pak Joko Widodo di-vote 1.704 orang atau 29,79 persen," kata Ketua Dewan Pengarah Musra Andi Gani Nena Wea pada konferensi pers di Jakarta, Rabu, 31 Agustus 2022.
Posisi kedua, ditempati Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dengan 968 suara atau 16,92 persen dan disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di urutan ketiga dengan 921 suara atau 16,1 persen.
Berikut ini daftar bacapres hasil Musra relawan Jokowi:
1. Joko Widodo (29,79 persen)
2. Sandiaga Uno (16,92 persen)
3. Ganjar Pranowo (16,1 persen)
4. Prabowo Subianto (11,1 persen)
5. Anies Baswedan (9,02 persen)
6. Ridwan Kamil (5,17 persen)
7. Puan Maharani (4,16 persen)
8. Dedi Mulyadi (2,87 persen)
9. Moeldoko (2,57 persen)
10. Andika Perkasa (1,42 persen)
Lainnya: (0,89 persen)
Berikut ini daftar bacawapres hasil Musra relawan Jokowi:
1. Ridwan Kamil (38,89 persen)
2. Airlangga Hartarto (13,25 persen)
3. Erick Thohir (12,81 persen)
4. Arsjad Rasjid (10,33 persen)
5. Puan Maharani (9,49
6. Anies Baswedan (4,88 persen)
7. Sandiaga Uno (4,06 persen)
8. Ganjar Pranowo (2,76 persen)
9. Moeldoko (1,54 persen)
10. Dedi Mulyadi (0,68 persen)
Lainnya: 0,56 persen
