Anies Kaget Dengar Kabar PKS Beri Tenggat Waktu untuk Cari Koalisi Pilgub DKI

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Natania Longdong

Jakarta, VoxPop – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku kaget ketika mendengar kabar terkait PKS memberi tenggat waktu untuk mencari partai politik sebagai koalisi Pilkada DKI Jakarta pada November 2024.

img_title Partai Gerakan Rakyat Besutan Eks Jubir Anies Baswedan Daftar ke Kemenkum, Target Lolos Pemilu 2029

Rasa kaget Anies itu disampaikan kepada Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Khoirudin melalui rekaman suara. Rekaman suara tersebut telah dibenarkan oleh Juru Bicara Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian.

Angga menyebutkan bahwa rekaman suara tersebut memang dikirimkan oleh Anies kepada Khoirudin secara pribadi.

img_title Sah! Suhud Alynudin Resmi Jabat Ketua DPRD DKI Jakarta

"Pesan itu adalah pesan private yang dikirim Pak Anies ke Ustadz Khoirudin," ujar Angga saat dikonfirmasi pada Senin, 12 Agustus 2024.

Sohibul Iman dan bertemu Anies Baswedan

Photo :
  • Twitter DPP PKS
img_title Beberkan Rekam Jejak Dino Patti Djalal, Anies Baswedan: Dia Bukan Diplomat Karbitan

Dalam rekaman tersebut, Anies menyatakan kaget bahwa PKS sudah memberikan waktu 40 hari untuk mencarikan partai koalisi yang mau mendukungnya bersama Sohibul Iman.

Anies mengatakan, hal itu tidak pernah ada pembahasan terkait tenggat waktu menjalin komunikasi dengan partai politik untuk membentuk koalisi.

"Cuma saya kaget aja mendengar Jubir-jubir PKS di media mengatakan tenggat waktu 40 hari, lalu deadline 4 Agustus sebagai deadline mencari partai lain. Mengapa kaget? Karena memang tidak pernah dibahas ya. Dan setahu saya memang tidak pernah ada deadline soal SK dari partai lain, yang ada adalah soal apakah setuju dengan Pak MSI sebagai pasangan," ujarnya.

Peluang PKS Tinggalkan Anies

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah memberikan tenggat waktu selama 40 hari untuk Anies Baswedan, mencari koalisi yang bisa mengusung pasangan Anies Baswedan-Sohibul Iman (AMAN) di Pilgub DKI Jakarta. Namun, tenggat waktu itu sudah habis saat ini.

PKS pun berpeluang untuk meninggalkan Anies Baswedan yang hanya diminta untuk memastikan pasangan AMAN berlayar. PKS hanya butuh 4 kursi lagi untuk mencalonkan diri di Pilgub Jakarta.

"Sebagai partai pemenang di Jakarta, DPP PKS sudah memutuskan bahwa kadernya harus ikut dalam kontestasi Pilkada Jakarta baik sebagai cagub atau cawagub. Prioritas kami saat ini adalah memastikan pasangan AMAN berlayar. Dan kami sangat berharap Mas Anies sebagai kandidat bisa memenuhi kekurangan 4 kursi tersebut," ujar Juru Bicara PKS, Muhammad Kholid kepada wartawan Kamis, 8 Agustus 2024.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut