Mantan Presiden Bakal jadi Pembicara Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang, Jokowi?

Presiden Prabowo Subianto memimpin retreat hari pertama kabinet Merah Putih di Akmil Magelang
Sumber :
  • Dok. Tim Prabowo

Jakarta, VoxPop - Mantan Presiden RI disebut kemungkinan akan jadi pembicara dalam retreat kepala daerah di Akademi Militer Mageleng, Jawa Tengah. Namun, belum diketahui siapa figur mantan Presiden RI itu.

img_title Viral! Ada Panti Pensiun untuk Gen Z di Malaysia, Segini Harganya

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengatakan ada rencana mantan Presiden yang akan menyampaikan meteri kepada kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024. Bima mengatakan pembicara pada retret yang berlangsung mulai Jumat (21/2) hingga Jumat (28/2) mendatang sebagian besar tokoh dari dalam negeri termasuk Presiden Prabowo Subianto.

“Kali ini pembicaranya itu semuanya menteri dan widyaiswara dari Lemhannas, Bapak Presiden. Dan, mungkin nanti ada juga mantan Presiden yang akan berbicara,” kata Bima, Minggu, 16 Februari 2025.

img_title Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Bebas Usai 20 Hari Dipenjara

Namun, Bima enggan merinci mantan Presiden dimaksud. Dia hanya bilang mantan Presiden yang jadi pembicara dalam retreat tersebut nanti diberi tahu kemudian. “Mungkin. nanti kita sampaikan. Nantilah kita lihat,” ujar politikus PAN itu.

Wamendagri Bima Arya Sugiarto.

Photo :
  • VoxPop.co.id/Edwin Firdaus
img_title Rumah Milik 2 Mantan Presiden Resmi Terjual, Ada Hasil Rancangan Sendiri

Menurut Bima, ada lima pokok pembekalan dalam retreat kepala daerah. Pertama, pemahaman tentang tugas pokok, mengingat tidak semua kepala daerah terpilih berlatar belakang politik pemerintahan.

Lalu, yang kedua terkait pemahaman tentang Asta Cita. Menurut dia, delapan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu penting diketahui oleh para kepala daerah terpilih.

“Makan bergizi, ketahanan pangan, pendidikan kesehatan, ini penting. Makanya, ada sekitar 40 lebih menteri yang akan berbicara di sana,” lanjut Bima.

Kemudian, yang ketiga yaitu membangun kedekatan emosional antar kepala daerah demi kelancaran pembangunan di daerah ke depan.

Bima menjelaskan, retreat kepala daerah ini tidak bisa jika hanya dilakukan secara daring. Ia menuturkan jika teman-teman kepala daerah sudah saling mengenal dan akrab maka  akan mudah berkoordinasi. 

"Ketika misalnya daerahnya itu butuh beras, daerahnya itu butuh bawang, ya, sudah tahu, ‘Oh kita tinggal kontak,’ nyambung,” katanya.

Lebih lanjut, dalam retreat nanti juga ada materi tentang ketahanan nasional, wawasan kebangsaan. 

"Teman-teman kepala daerah hari itu harus menjadi garda terdepan, sebagai pemersatu, sebagai tokoh-tokoh nasionalis," ujarnya lagi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut