Kader PPP Sindir Manuver Rommy Jelang Muktamar: Seolah-olah Partai Ulama jadi Komoditas Jualan
- ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
"Habis sudah suara kami tahun 2019. Kursi DPRD hilang 9 kursi dan hanya tersisa 1 kursi, sedang DPR RI hancur lebur hilang kursi sama sekali," lanjut Wahyudin.
Dia menaruh harapan agar Rommy yang sudah bebas dari penjara mestinya taubat. Bukan malah kembali bikin ulah. "Sesak kami belum hilang, eh malah hari ini muncul lagi bukan untuk pengakuan dosa tetapi malah dagangin PPP," ujar Wahyudin.
Wahyudin mengingatkan agar tak mengganggu yang bisa berdampak terhadap elektoral PPP. "Mestinya Rommy taubat nasuha agar tidak lagi menjadi azab bagi PPP. Jangan ganggu PPP lagi kalau tidak ingin kualat dengan warisan para ulama," kata Wahyudin.
Bagi dia, figur Rommy tak punya kapasitas moral untuk jadi rujukan terkait PPP. Ia bilang agar para muktamirin sendiri yang menentukan masa depan PPP di dalam Muktamar mendatang.
"Karena kami ingin bekerja untuk mengembalikan kejayaan PPP. Bukan dijadikan barang dagangan oleh Rommy dan antek-anteknya," tutur Wahyudin.
