Wayan Sebut Pemikiran Bung Karno Masih Sangat Relevan di tengah Tantangan Zaman
- Istimewa
Dalam konteks hubungan internasional saat ini, Wayan mengatakan ajaran Bung Karno ini mengingatkan untuk menjadi bagian dari solusi global, bukan bagian dari masalah. Semangat anti-Kolonialisme dan anti-Imperialisme. Meskipun secara fisik kolonialisme telah berakhir, bentuk-bentuk penjajahan baru dalam wujud hegemoni ekonomi dan budaya masih terus ada.
"Semangat anti-kolonialisme Bung Karno tetap relevan untuk mendorong bangsa Indonesia berani menentukan nasibnya sendiri, menolak segala bentuk dominasi, dan memperjuangkan keadilan global," katanya lagi.
Sang Proklamator, Bung Karno bukan hanya seorang pemimpin, kata dia, melainkan seorang visioner yang jauh melampaui zamannya, seorang pejuang yang rela mengorbankan segalanya demi tanah air tercinta. Di setiap sudut negeri ini, gema pidatonya masih terdengar, semangat perjuangannya masih terasa, dan warisan pemikirannya terus membimbing langkah kita.
"Mengenang Bung Karno bukan sekadar mengenang pribadi, melainkan meresapi kembali nilai-nilai luhur yang ia tanamkan: persatuan, kemerdekaan, keadilan sosial, dan keberanian untuk berdiri tegak di hadapan dunia. Semoga jiwa abadi Bung Karno senantiasa menjadi suluh bagi perjalanan bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang," katanya.
