DPR Minta TNI Tindak Aparat yang Aniaya Wartawan

Wakil Ketua Umum DPP PAN Hanafi Rais (kanan) dan Drajad Wibowo
Sumber :
  • Antara/ Ismar Patrizki

VoxPop.co.id – Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Hanafi Rais mendesak, Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus melakukan investigasi dan menindak oknum TNI yang menganiaya dua wartawan di Pangkalan Udara (Lanud) Suwondo, Medan, Sumatera Utara pada Senin sore, 15 Agustus 2016 lalu.

img_title 4 Lembaga Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis Usai Sidang Vonis SYL

"Supaya marwah TNI di mata masyarakat sebagai lembaga yang paling dipercaya itu tetap terjaga," kata Hanafi di Gedung DPR, Jakarta, Kamis 18 Agustus 2016.

Ia mengatakan, selama ini menurut berbagai survei, TNI adalah salah satu lembaga yang paling dipercaya. Oleh karena itu ia meminta, meski TNI menjalankan tugas dan fungsi sebagai militer namun juga harus mengedepankan pendekatan humanis dibandingkan kekerasan.

img_title AJI Indonesia Catat 61 Kasus Serangan Terhadap Jurnalis Sepanjang 2022

"Karena banyak sekali pendekatan humanis nirkekerasan yang dapat dipakai TNI untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di lapangan," kata politikus PAN ini.

Ia mengingatkan agar kejadian serupa tak terulang. Apalagi sudah banyak contoh kejadian yang memperlihatkan aparat TNI melakukan kekerasan seperti kekerasan terhadap wartawan di Medan dan penggusuran di Jakarta. Jika kejadian serupa terulang di tempat lain, maka menurutnya akan berdampak buruk pada institusi itu.

img_title Bapak Pengeroyok Wartawan di Kramat Jati Ditangkap

Ia juga menekankan pentingnya penegakan hukum dalam kasus-kasus serupa. Oleh karena itu, minimal hukuman yang diberikan adalah setimpal dengan yang bisa dijatuhkan oleh pengadilan biasa. Kekerasan yang dilakukan aparat menurutnya sudah di luar kendali dan membahayakan.  

(mus)

Ipda Endry Purwa Sefa (kanan) dan Jurnalis foto Antara Makna Zaezar (kiri)

Usai Pukul dan Ancam Jurnalis di Semarang, Ipda Endry Akhirnya Minta Maaf

Insiden pemukulan terhadap jurnalis Antara di Semarang oleh Ipda Endry viral dan menuai kecaman. Setelah aksi brutalnya terekam publik, Ipda Endry akhirnya meminta maaf.

img_title
VoxPop.co.id
7 April 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut