Tim Penyusun Paket Kebijakan Hukum Dibentuk

Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Tito Karnavian.
Sumber :
  • REUTERS/Tom Heneghan

VoxPop.co.id – Pemerintah membentuk tim khusus dalam rangka penyusunan paket kebijakan hukum yang dicetuskan oleh Presiden Joko Widodo, setelah sebelumnya pemerintah telah meluncurkan belasan paket kebijakan ekonomi.

img_title Prabowo Sampaikan Ucapan Spesial untuk Ulang Tahun ke-65 Jokowi, Diunggah Langsung Lewat Instagram

Tim tersebut akan dipimpin oleh Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) yang anggotanya juga berasal dari berbagai instansi terkait.  

"Timnya yang mengatur dari Polhukam. Saya dari unsur Polri ada, jaksa, pengadilan peradilan, KPK, kemudian dari Kementerian Hukum dan HAM," kata Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian usai melakukan pertemuan di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu, 28 September 2016.

img_title Catat! Operasi Patuh Jaya 2026 Mulai 8 Juni Lebih Galak, Pelanggaran Kasat Mata Langsung Ditilang

Menurut Tito, tim tersebut nantinya akan menginventarisasi sejumlah permasalahan dalam penegakan hukum di lndonesia. Selain itu, tim juga bertugas untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.

"Paling tidak dengan minimal ini, langkah-langkah reformasi perubahan hukum itu terlihat oleh masyarakat. Termasuk di antaranya quick wins penanganan kasus korupsi dipertegas, penanganan kasus narkoba dipertegas," ujar Tito.

img_title Blak-blakan! KPK Sebut Penegakan Hukum Kasus Pelanggaran Pemilu Belum Optimal

Jenderal bintang empat itu menyebutkan, produk dari tim nantinya berupa rekomendasi kepada Presiden Jokowi.

"Untuk mungkin dibuatkan semacam perpres (peraturan presiden) atau apapun namanya juga, atau kebijakan yang membuat percepatan perbaikan hukum," katanya. (ase)

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejagung, Febrie Adriansyah

Sebelum Mundur, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Pilih Fokus Tuntaskan Perkara Korupsi Prioritas

Sebelum resmi mengundurkan diri sebagai Jampidsus, Febrie Adriansyah memilih fokus menuntaskan perkara korupsi prioritas dan enggan menanggapi isu pengunduran diri.

img_title
VoxPop.co.id
11 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut