Sri Mulyani Jawab Kritik Prabowo Soal Utang RI Rp9.000 T

Menteri Keuangan, Sri Mulyani memberikan keterangan pers kinerja APBN 2018
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VoxPop – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menanggapi pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut utang Pemerintah, BUMN dan lembaga publik hingga saat ini yang telah mencapai Rp9.000 triliun. 

img_title ULN Sektor Publik Melambat, BI: Utang Luar Negeri RI November 2025 Turun

Prabowo mengutip pernyataan data utang negara-negara di dunia yang dikeluarkan oleh Moody's. Total utang RI itu dinilainya membahayakan perekonomian nasional. 

"Kalau tadi disampaikan pandangan dari Moody’s, saya merasakan dia mengatakan kita di ranking 3. Tapi kalau kita bandingkan dengan dua ranking di atasnya yaitu Malaysia maupun India. Indonesia kan (utangnya) jauh lebih rendah," kata Sri di kantornya, Senin 25 Juni 2018.

img_title Rupiah Melemah Usai Laporan Perlambatan Utang Luar Negeri RI di Oktober 2025

Lebih lanjut dia mengatakan, total Utang Pemerintah per akhir Mei 2018 adalah sebesar Rp4.169,09 triliun atau sekitar 29,58 persen terhadap PDB hingga Mei 2018 yang diasumsikan sebesar Rp14.092,72 triliun. Dia menegaskan bahwa utang itu harus dibandingkan secara konsisten. 

"Kalau utang korporasi itu dibandingkan dengan volume korporasi dan revenue-nya. Kalau BUMN ya BUMN terhadap total aset, kalau rumah tangga ya rumah tangga," katanya. 

img_title Rupiah Melemah Usai BI Umumkan Turunnya Utang Luar Negeri RI di Agustus 2025

Dia menegaskan, pemerintah akan tetap menjaga pengelolaan keuangan negara di APBN secara hati-hati. 

"Yaitu sesuai dengan perundang-undangan, dan mengikuti indikator kesehatan keuangan," ujarnya. 

Lebih lanjut, terkait  ketergantungan Indonesia terhadap luar negeri dari sisi pembeli surat utang negara, Sri mengatakan bahwa data yang telah disampaikan memang cukup tinggi yakni sebesar 37 persen, atau cukup banyak pembeli surat utang Indonesia dari luar negeri. 

"Kalau interpretasi yang disebutkan positif, itu berarti kita dipercaya dunia kalau (mereka) mau membeli," katanya. 

Sebagai informasi, Hingga Mei 2018 Utang Pemerintah Indonesia sebesar Rp4.169,09 triliun atau tumbuh 13,55 persen secara tahunan. Angka itu terdiri dari pinjaman sebesar Rp767,82 triliun dan Surat Berharga Negara sebesar Rp3.401,77 triliun. 

Rasio utang terhadap PDB ditetapkan 29,58 persen dari asumsi total PDB hingga Mei 2018 sebesar Rp14.092,72 triliun. 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS

Rupiah Melemah ke 17.156 Dibayangi Lonjakan Utang Luar Negeri & Kondisi Fiskal RI

Hingga pukul 09.01 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.156 per dolar AS. Posisi itu melemah 18 poin atau 0,10 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.138 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
17 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut