Akhir November, BEI Terapkan Perhitungan Tambahan Bobot Free Float

IHSG
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VoxPop – Pada minggu ketiga November 2018, PT Bursa Efek Indonesia berencana mengimplementasikan penambahan perhitungan baru, untuk penentuan bobot penghuni indeks.

img_title PLN Raup Pendapatan Rp 281 Triliun di Semester I-2025, Penjualan Listrik Naik 4,53 Persen

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi menjelaskan, hal itu dilakukan dengan menambahkan porsi atau besaran jumlah saham yang beredar atau free float, dengan dua kemungkinan yakni dengan menyempurnakan indeks yang sudah ada atau membuat indeks baru.

“Kalau dari hasil diskusi dengan para manajer investasi, anggota bursa, dan pemilik saham besar, dikerucutkan untuk penyempurnaan indeks lama, bukan pembuatan indeks baru,” kata Hasan di Gedung BEI, Jakarta, Senin 12 November 2018.

img_title Short Selling Bakal Diberlakukan Akhir September 2025, BEI Ungkap Tujuannya

Saat ditanya tujuannya, Hasan mengatakan bahwa upaya ini dilakukan untuk mempertimbangkan ketersediaan saham (investable) pada indeks yang dijadikan acuan, di mana implementasi awalnya akan dilakukan pada indeks LQ45 dan IDX30.

“Menuju tingkat keseimbangan yang baru, saham yang tadinya memiliki bobot tinggi dari kapitalisasi pasar akan disesuaikan dengan free float. Kami juga memastikan ada kecukupan ketersediaan barang pada saat ada perubahan portofolio investasi yang dilakukan,” ujarnya.

img_title BEI Bukukan Laba Bersih Rp 673 Miliar di Tahun 2024

Diketahui, penambahan perhitungan ini hanya akan mencakup bobot saham di dalam indeks, dan tidak termasuk perhitungan penghuni indeks. Setelah muncul penghuni indeks yang ditetapkan seperti di LQ45 dan IDX30, maka perhitungan free float untuk melihat bobot baru akan dimasukkan setelahnya.

Dengan aturan baru ini, BEI akan mempercepat pengumuman terbaru penghuni indeks, yang direncakan pada pertengahan Januari tahun depan agar upaya penyelarasan bisa maksimal.

Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto

Hasto PDIP soal Petinggi OJK-BEI Mundur: Ini Satu Keteladanan Baru

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto buka suara soal mundurnya para petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Dirut PT Bursa Efek Indonesia buntut ambruknya IHSG.

img_title
VoxPop.co.id
31 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut