Perbaikan Flyover Cengkareng Diperpanjang, Dibuka Mulai 7 Januari

Perbaikan Flyover Cengkareng B di ruas tol Lingkar Barat, Jakarta Barat
Sumber :
  • Kementerian PUPR

VoxPop – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan, perbaikan Flyover Cengkareng B di ruas Jalan Nasional atau Non Tol Lingkar Barat, Jakarta Barat, yang retak butuh tambahan waktu.

img_title Satu Pencuri Pagar Besi Kolong Flyover Kampung Melayu Ditangkap, Komplotannya Diburu

Pihak Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI Ditjen Bina Marga, tengah menyelesaikan perbaikan Flyover Cengkareng B yang sebelumnya viral, karena mengalami keretakan.

Perbaikan mencakup penggantian perletakan atau landasan atau pot bearing, sambungan siar muai atau expansion joint pada pilar empat dan pilar 11 dari keseluruhan 14 pilar.

img_title Pagar Besi di Kolong Flyover Kampung Melayu Raib Digondol, Pelaku Tipu Warga Pura-pura Jadi Petugas Dinas

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja mengatakan, perbaikan yang dilakukan sejak Kamis lalu, 27 Desember 2018, semula ditargetkan rampung pada Kamis 3 Januari 2018.

Namun, setelah dilakukan inspeksi lebih detail, memerlukan tambahan waktu untuk perbaikan struktur lebih sesama. Sehingga, konstruksi memenuhi kriteria keamanan dan keselamatan bagi pengguna sesuai rencana.

img_title Urai Kemacetan, Pramono Siapkan Flyover Baru di Pejompongan, Universitas Pancasila hingga Bintaro

"Demi keamanan selama proses perbaikan, dilakukan perpanjangan waktu penutupan lalu lintas di Flyover Cengkareng B dan direncanakan akan dibuka pada tanggal 7 Januari 2019," kata Endra melalui keterangan resminya, di Jakarta, Kamis 3 Januari 2018.

Dijelaskan, flyover yang sedang diperbaiki itu melayani lalu lintas satu arah dengan dua lajur, yakni dari Kembangan menuju Kamal - Cengkareng. Setiap harinya flyover itu dilalui oleh kendaraan kecil dan truk-truk kontainer dari dan menuju kawasan industri dan pergudangan di kawasan Kamal-Cengkareng dan sekitarnya.

"Sementara, dua lajur Flyover Cengkareng A dari arah Kamal menuju Kembangan tetap dapat dilintasi secara normal," katanya.

Perbaikan Flyover Cengkareng B  di ruas tol Lingkar Barat Jakarta Barat

Flyover Cengkareng ini dibangun pada 2008 dan selesai 2009, dengan konstruksi beton prategang (box girder continuous) dengan panjang bentang 560 meter.

Bagi pengendara dari arah Kembangan ke Kamal, diimbau tetap dapat menggunakan dua lajur tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan dua lajur jalan arteri untuk melintasi Jalan Daan Mogot. Sedangkan dari arah Kamal-Cengkareng ke Kembangan, sebanyak enam lajur jalan dapat dilalui seluruhnya yang terdiri dari dua lajur Flyover Cengkareng A, dua lajur tol JORR, dan dua lajur jalan arteri (Non Tol) Lingkar Luar Barat.

"Kementerian PUPR menyampaikan permohonan maaf atas tertundanya penyelesaian perbaikan Flyover Cengkareng B dan mengimbau kepada para pengendara untuk senantiasa berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi arahan dari petugas di lapangan dan rambu-rambu yang tersedia," ujar Endra. (asp)

JPO di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, yang ditabrak truk bawa crane

Dishub DKI Pasang Rambu Batas Ketinggian di JPO hingga Flyover Cegah Insiden Truk Tabrak Jembatan

Ia menambahkan, usulan pemasangan sensor ketinggian di JPO bukan menjadi kewenangan Dishub DKI Jakarta. Sebab, JPO merupakan aset milik Dinas Bina Marga DKI Jakarta

img_title
VoxPop.co.id
16 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut