Kisah Sukses Ibu Muda Bisnis Logistik di Tengah Booming Belanja Online
- istimewa
Pria lulusan sarjana Sastra Inggris dari salah satu universitas ternama di Jakarta itu mengaku awalnya ia bekerja di salah satu perusahaan asuransi yang cukup besar. Namun setelah beberapa tahun bekerja di perusahaan tersebut, ia merasa kurang sreg.
“Pada Mei 2017 saya ditawari jadi agen logistik Lion Parcel, dan pada Juli 2017 saya langsung berhenti dan buka bisnis logistik,” katanya.
Saat memulai usaha sebagai Point of Sales (POS) Lion Parcel di Jakarta Timur, ia mengaku kesulitan, dan seluruh pekerjaan ia kerjakan seorang diri. Mulai dari mengukur berat, volume barang, hingga melakukan packing ulang agar barang terkirim lebih aman sampai di tujuan.
Rintangan lainnya adalah persaingan bisnis dengan pemain lain di bidang yang sama. Untuk itu, ia rajin mencari pelanggan yang menjajakan produk-produk secara online, agar memakai jasa pengiriman barang miliknya.
Berawal dari kirim barang hanya tiga kilogram, kekurangan saldo, mendapat barang yang reject-an, sudah dilalui Riyadi. Kini ia bangga memiliki usaha sendiri dengan pendapatan mencapai Rp40 juta per bulan.
Sejak dia membuka keagenan Lion Parcel banyak hal yang berubah, mulai dari sisi ekonomi, sisi sosial dan sisi kepribadian yang lebih mandiri. Ia juga sudah mampu menghidupi beberapa karyawan untuk administrasi, kurir, dan juga beberapa armada transportasi untuk pick up barang.
“Memang awalnya tidak mudah, tapi mimpi saya untuk berusaha lebih kuat sehingga saya yakin membangun bisnis ini. Usaha memang tidak pernah mengkhianati hasil sih,” ujarnya.
