Bappenas Minta Rp1,77 Triliun pada APBN 2021, Proyek IKN Dilanjutkan

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa.
Sumber :
  • VoxPopnews/Dusep Malik

VoxPop – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas mengajukan pagu anggaran Rp1,77 triliun pada APBN 2021. Salah satu program kerja yang akan dilanjutkan adalah pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

img_title Bappenas Ungkap Cadangan Beras Pemerintah Tembus 5,19 Juta Ton, Lampaui Target Semester I 2026

Baca Juga: Kemenkeu Ajukan Anggaran Rp43,40 Triliun pada APBN 2021

Pagu anggaran tersebut memang lebih kecil dari pagu anggaran 2020 sebesar Rp1,82 triliun. Akan tetapi, jika dibandingkan pagu indikatif 2021 yang sebelumnya diajukan sebesar Rp1,5 triliun, mengalami peningkatan.

img_title Terkuak! Prabowo Beberkan Alasan Gaji Guru Susah Naik

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, menjelaskan, kenaikan pagu tersebut ditujukan untuk melaksanakan kegiatan program prioritas yang terhenti pada 2020 akibat pandemi COVID-19.

"Tambahan terutama untuk melanjutkan program prioritas yang tidak dapat dilanjutkan akibat pandemi. Walau ada penambahan, pagu anggaran ini lebih kecil dari alokasi 2020 sebelum pemotongan," kata Suharso di Komisi XI DPR, Jakarta, Selasa, 8 September 2020.

img_title Alarm dari Bappenas! Kerugian Ekonomi Akibat Perubahan Iklim Diprediksi Tembus Rp2.005 Triliun

Dia mengatakan, anggaran program prioritas itu adalah untuk Kesekretariatan Koordinasi Satu Data Indonesia, Kegiatan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional.

Kemudian, penyusunan Detail Desain Induk Pengembangan Food Estate Nasional, Platform Sistem Pangan Nasional Pasca Pandemi COVID-19, dan Pelaksanaan Reformasi Perlindungan Sosial.

Selain itu, Pengembangan Sistem Informasi Monografi Desa Terpadu, Dukungan Komunikasi dan Kehumasan pada Tim Koordinasi Strategis Pesiapan Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara dan Dukungan Penerapan Integrated Digital Workspace-Smart Office.

"Meskipun sampai hari ini IKN programnya masih di-hold, tapi kita tetap dalam rangka persiapan dan melanjutkan master plan, detail plan dan juga pembangunan infrastruktur dasar di kota penyangga seperti Samarinda dan Balikpapan," tutur dia.

Pagu anggaran yang diusulkannya tersebut berdasarkan sumber pembiayaan rupiah murni Rp1,62 triliun, pinjaman Rp84,47 miliar, dan hibah mencapai Rp65,41 miliar. (art)

El Nino.

Bappenas Pastikan Dana Pemerintah Masih Aman Hadapi Dampak El Nino, Fokus pada Penanganan Mendesak

Bappenas dengan tegas memastikan bahwa pendanaan dari pemerintah masih memadai untuk menangani dampak El Nino dan menyiapkan berbagai skema pembiayaan iklim.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut