Instruksi Jokowi untuk Atasi Mahalnya Kedelai, Bahan Baku Tahu Tempe

Presiden Jokowi
Sumber :
  • Biro Pers Istana Negara

VoxPop – Presiden Jokowi kembali menyentil kinerja anak buah. Kepala Negara menyoroti impor komoditas pangan.

img_title Gelar Adat Jokowi Terus Bertambah, Ahmad Ali: Rakyat Mengingat Hasil Kerja

Jokowi melihat, impor sektor pertanian tersebut tidak bisa lagi melulu diandalkan. Di tengah tren dunia yang menurut analisa lembaga dunia FAO bakal terjadi krisis pangan.

"Terutama saya ingin menggarisbawahi komodiitas pertanian impor," kata Jokowi saat membuka rapat kerja yang secara khusus membahas masalah pertanian di Istana Negara, Jakarta, Senin, 11 Januari 2021.

img_title Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Kalinya, Minta Status Cekal Dibatalkan

Baca juga: Perbaikan Ekonomi AS Bikin Rupiah Melemah

Jokowi bilang, masalah impor kedelai yang merupakan bahan dasar makanan tahu dan tempe. Termasuk juga komoditas gula, jagung dan bawang putih. "Tolong ini jadi catatan dan dicarikan desain yang baik," kata dia.

img_title Impor RI Meroket 34,27 Persen hingga US$25,9 Miliar di Juni 2026, Ini Biang Keroknya

Jokowi menyatakan, untuk mengurangi impor, tidak perlu lagi dilakukan hal-hal monoton dan konvensional. Jajaran kementerian perlu bekerja ekstra mencari cara sehingga mendorong kedaulatan pangan di Tanah Air.

Karenanya, dia menekankan, Pemerintah mendorong proyek lumbung pangan atau food estate di sejumlah daerah.

"Sehingga percuma kita berproduksi dikit-dikit tidak akan berpengaruh apa-apa dengan yang impor-impor tadi," ujar Jokowi. (lis)

Terdakwa perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi, Roy Suryo menghadiri sidang putusan praperadilan

Roy Suryo Janji Tak Ambil Uang Ganti Rugi Rp206 Juta Jika Menang Praperadilan, Disumbangkan ke Panti Asuhan

Roy Suryo menegaskan seluruh dana hasil gugatan praperadilan ketiga itu akan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan, seperti panti asuhan maupun masyarakat yang

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut